Prabowo Sebut Tingkat Pengangguran Turun ke Level Terendah Sejak Krisis 1998

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 17:22 WIB
loading...
Prabowo Sebut Tingkat...
Presiden Prabowo Subianto menyatakan tingkat pengangguran nasional telah mencapai level terendah sejak krisis moneter 1998. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kabar baik mengenai kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam pidato pengantar Nota Keuangan dan RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2026, Presiden menyatakan tingkat pengangguran nasional telah mencapai level terendah sejak krisis moneter 1998 .

"Alhamdulillah hari ini tingkat pengangguran nasional berhasil turun ke level terendah sejak krisis 1998," kata Prabowo dalam Sidang Bersama DPR, MPR, dan DPD, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga: Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama

Pernyataan Prabowo sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 sebesar 4,76%, turun 0,06 poin% dari Februari 2024. Sementara itu rata-rata upah buruh juga mengalami kenaikan 1,78 persen, dari Rp3,04 juta menjadi Rp3,09 juta.

Dalam pidatonya, Prabowo juga memaparkan berbagai komitmen pemerintah di sektor kesehatan. Program cek kesehatan gratis telah dimanfaatkan oleh lebih dari 18 juta warga. Ditambah pemerintah sedang meningkatkan kualitas 66 rumah sakit dan mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai pusat medis internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
Berita Terkini
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliar
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved