Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:05 WIB
loading...
Daftar Negara dengan...
Ribuan pencari kerja mencari informasi lowongan pekerjaan saat acara Jakarta Job Fair yang digelar Pemprov DKI Jakarta di Gor Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2025). FOTO/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Indonesia menempati posisi teratas sebagai negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di kawasan ASEAN pada tahun 2025. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari Trading Economics, tingkat pengangguran terbuka Indonesia mencapai 4,76 persen per Februari-Maret 2025. Angka ini setara dengan 7,28 juta orang menganggur, dengan mayoritas didominasi oleh angkatan kerja usia muda.

Meskipun secara persentase sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya sebesar 4,82 persen, jumlah pengangguran absolut di Indonesia justru bertambah. Hal ini menunjukkan tantangan besar bagi pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai untuk menyerap angkatan kerja baru dan menyediakan pekerjaan yang layak.

Di bawah Indonesia, posisi kedua ditempati oleh Brunei Darussalam dengan tingkat pengangguran 4,7 persen per Desember 2024. Filipina menyusul di urutan ketiga dengan angka 3,7 persen pada Juni 2025. Sementara itu, Myanmar dan Malaysia berada di posisi berikutnya dengan tingkat pengangguran masing-masing sekitar 3 persen.

Baca Juga: Fenomena Makan Tabungan Masih Berlanjut, Kelas Menengah Makin Terjepit Biaya Hidup

Berbeda dengan negara-negara tersebut, sejumlah negara ASEAN lain berhasil mencatat angka pengangguran yang jauh lebih rendah. Vietnam memiliki tingkat pengangguran 2,24 persen dan Singapura 2,1 persen. Sementara itu, Thailand dan Kamboja mencatat angka terendah di kawasan, yakni 0,89 persen dan 0,27 persen.

Proyeksi dari Dana Moneter Internasional (IMF) pada April 2025 memperkirakan tingkat pengangguran di Indonesia akan meningkat sekitar 5 persen pada akhir tahun ini dan berpotensi naik lagi ke 5,1 persen pada 2026. Proyeksi suram ini dipicu oleh beberapa faktor, seperti lemahnya penyerapan tenaga kerja di sektor padat karya, ketidaksesuaian antara keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri, serta tekanan ekonomi global.

Sementara, proyeksi pengangguran di negara-negara ASEAN lainnya diperkirakan relatif lebih stabil atau bahkan menurun. Filipina diperkirakan akan naik hingga 4,5 persen, Malaysia stabil di 3,2 persen, dan Vietnam diprediksi sedikit menurun ke sekitar 2 persen.

Baca Juga: Pengangguran di Singapura Bakal Dapat Gaji Rp74 Juta per Bulan, Termasuk Korban PHK
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Rekomendasi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved