Jalan Berbayar Solusi Kurangi Macet di Jakarta, Seperti Apa?

Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:12 WIB
loading...
Jalan Berbayar Solusi...
Jalan berbayar solusi mengurai kemacetan di Jakarta. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing system (ERP) akan menjadi solusi mengurangi kemacetan di Jakarta .

"Ini upaya lain dengan menerapkan jalan berbayar (ERP) di jalan-jalan dengan titik kepadatan yang tinggi di Jakarta. Memang belum diterapkan, namun dengan ERP ini akan memindahkan orang dari angkutah pribadi ke angkutan umum," ujarnya pada Forum Diskusi Publik School of Business and management Institut Teknologi Bandung yang digelar secara virtual, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga: DKI Jakarta Masuk 10 Besar Kota Termacet se-Asia Tenggara, Kerugian Capai Rp65 Triliun

Selain penerapan jalan berbayar, upaya lain diantaranya penerapan ganjil-genap dan integrasi moda transportasi baik keberangkatan maupun saat tiba ke tempat tujuan. "Untuk mencapai taregt itu butuh effort besar, kami mendorong amsyarakat meninggalkan kendaraa pribadi dan menarik masyarakat beralih ke transportasi umum," ucapnya.

Baca Juga: Mulai 3 Agustus, Ganjil Genap di Jakarta Kembali Dilakukan

Tidak hanya integrasi moda transportasi, integrasi prasarana dan informasi juga diperlukan. Misalnya dari sisi terminal, alat pembayaran dan informasi. "Ada integrasi fisik pembayaran informasi. tentunya tiodak kalah pentingnya integrasi itu memperhatikan lingkungan," kata dia. Adapun salah satu integrasi fisik diarahkan kepada pengelola transportasi di Jabodetabek pada satu titik untuk multimoda. Kemudian integrasi pembayaran akan menggunakan satu kartu untuk semua moda dengan satu aplikasi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Kemenhub Minta Swasta...
Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
Jalan Ambles Ditangani,...
Jalan Ambles Ditangani, Lalu Lintas Lenteng Agung Mulai Terurai
Rekomendasi
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved