Pos Indonesia dan BPJS-TK Sinergi Tingkatkan Jumlah Kepesertaan Baru BPU
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Yohanes pun membeberkan kunci keberhasilannya bisa menambah peserta baru BPU BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya. Ada dua langkah dan upaya dilakukan pihaknya, baik dari sisi internal dan eksternal.
"Ada dua sebenarnya. Dari sisi internal, kami pastikan semua keluarga, semua teman-teman kami kenal dengan baik dan dekat itu semuanya sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Kami mewajibkan semua pegawai dan keluarganya ikut mencari tetangganya, teman-teman atau kenalannya yang belum ikut bisa didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan," jelas Yohanes.
Dari sisi eksternal, KCU Karawang melakukan pendekatan ke institusi, pemerintah maupun swasta, hingga UKM. Kemudian, mereka juga melakukan sosialisasi dengan pekerja informal seperti nelayan, sopir angkot, hingga tukang becak.
"Setelah kami beri penjelasan, mereka tertarik dan kami daftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Baca Juga: Pos Indonesia Kebut Penyaluran Bansos Sembako dan PKH di Aceh
Upaya keras juga dilakukan KC Ketapang agar bisa menambah jumlah peserta baru BPU BPJS Ketenagakerjaan. Berkat kerja keras itu, mereka bisa mencapai peringkat kedua dalam kontes ini.
Menurut EGM Kantorpos KC Ketapang Wandi Nurhasbian, komunikasi dan kerja sama baik menjadi salah satu kunci keberhasilan pihaknya bisa menambah jumlah peserta BPU dengan jumlah yang signifikan. Ia mengaku timnya selalu intens berkomunikasi dan terlibat dalam sosialisasi kepesertaaan bersama BPJS Ketenagakerjaan.
"Upaya yang kami lakukan adalah menjalin komunikasi intens dengan teman BPJS Ketenagakerjaan. Yang kami lakukan sosialisasi kepada para penerima BPU didampingi teman-teman BPJS Ketenagakerjaan," papar Wandi.
"Kami menyampaikan PT Pos Indonesia merupakan rekanan dari BPJS Ketenagakerjaan dan bisa melakukan pembayaran iuran BPU di kami," sambungnya.
Begitu pula dilakukan KCU Semarang yang berhasil mendapatkan peringkat ketiga dalam kontes ini. EGM KCU Semarang Rusdi Hendra mengaku timnya selalu intens berkomunikasi baik dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga mampu mencapai target menambah jumlah peserta baru BPU BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami ada hubungan lebih harmonis dengan mitra. Dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan. Jadi komunikasi kami jalin. Kami memiliki pemahaman bahwa jika kami bekerja sendiri, kami kurang bisa mencapai sasaran," tuturnya.
"Ada dua sebenarnya. Dari sisi internal, kami pastikan semua keluarga, semua teman-teman kami kenal dengan baik dan dekat itu semuanya sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Kami mewajibkan semua pegawai dan keluarganya ikut mencari tetangganya, teman-teman atau kenalannya yang belum ikut bisa didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan," jelas Yohanes.
Dari sisi eksternal, KCU Karawang melakukan pendekatan ke institusi, pemerintah maupun swasta, hingga UKM. Kemudian, mereka juga melakukan sosialisasi dengan pekerja informal seperti nelayan, sopir angkot, hingga tukang becak.
"Setelah kami beri penjelasan, mereka tertarik dan kami daftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Baca Juga: Pos Indonesia Kebut Penyaluran Bansos Sembako dan PKH di Aceh
Upaya keras juga dilakukan KC Ketapang agar bisa menambah jumlah peserta baru BPU BPJS Ketenagakerjaan. Berkat kerja keras itu, mereka bisa mencapai peringkat kedua dalam kontes ini.
Menurut EGM Kantorpos KC Ketapang Wandi Nurhasbian, komunikasi dan kerja sama baik menjadi salah satu kunci keberhasilan pihaknya bisa menambah jumlah peserta BPU dengan jumlah yang signifikan. Ia mengaku timnya selalu intens berkomunikasi dan terlibat dalam sosialisasi kepesertaaan bersama BPJS Ketenagakerjaan.
"Upaya yang kami lakukan adalah menjalin komunikasi intens dengan teman BPJS Ketenagakerjaan. Yang kami lakukan sosialisasi kepada para penerima BPU didampingi teman-teman BPJS Ketenagakerjaan," papar Wandi.
"Kami menyampaikan PT Pos Indonesia merupakan rekanan dari BPJS Ketenagakerjaan dan bisa melakukan pembayaran iuran BPU di kami," sambungnya.
Begitu pula dilakukan KCU Semarang yang berhasil mendapatkan peringkat ketiga dalam kontes ini. EGM KCU Semarang Rusdi Hendra mengaku timnya selalu intens berkomunikasi baik dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga mampu mencapai target menambah jumlah peserta baru BPU BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami ada hubungan lebih harmonis dengan mitra. Dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan. Jadi komunikasi kami jalin. Kami memiliki pemahaman bahwa jika kami bekerja sendiri, kami kurang bisa mencapai sasaran," tuturnya.
(nng)
Lihat Juga :