Ternyata! Perang Ukraina-Rusia hingga Israel-Hamas Alirkan Cuan Puluhan Triliun ke Perusahaan Senjata AS

Minggu, 29 Oktober 2023 - 09:21 WIB
loading...
A A A
Unit Sistem Tempur General Dynamics, yang membuat kendaraan lapis baja, tank, dan artileri yang digunakan Ukraina, mengalami peningkatan pendapatan hampir 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

RTX, yang membuat roket AMRAAM yang digunakan di Ukraina, mengatakan bahwa mereka telah menerima pesanan senilai USD3 miliar atau lebih dari Rp46,5 triliun sejak invasi Rusia pada Februari 2022. Pesanan itu terkait dengan pengisian kembali persediaan perang Ukraina dan AS, dan perusahaan tersebut mengharapkan lebih banyak lagi.

Penjualan kuartal ketiga untuk segmen Sistem Pertahanan Northrop Grumman naik 6% karena tingginya permintaan akan amunisi dan motor roket yang digunakan dalam sistem peluncuran roket berganda (GMLRS). Alutsista itu memainkan peran penting dalam mendukung upaya pertahanan Ukraina melawan kekuatan Rusia.

Meningkatnya penjualan kontraktor pertahanan merupakan tren global. Saab, perusahaan senjata Swedia, menaikkan prospek penjualan setahun penuh didukung oleh permintaan pertahanan yang kuat. Sementara, Rheinmetall Jerman mengatakan laba kuartal ketiga melonjak karena kuatnya permintaan senjata dan amunisi.

Dalam permintaan terbarunya sebesar USD106 miliar dana baru untuk Ukraina, Israel, kawasan Indo-Pasifik, dan penegakan perbatasan, Presiden AS Joe Biden pada tanggal 20 Oktober mengatakan sebagian dari permintaan tambahan tersebut akan diberikan kepada perusahaan-perusahaan senjata yang dikirim ke luar negeri.

Yang pasti, para eksekutif dari beberapa perusahaan pertahanan pada pameran dagang baru-baru ini memperingatkan bahwa kurangnya tenaga kerja terampil dan masalah rantai pasokan terus menghambat kapasitas perusahaan untuk memenuhi pesanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Rekomendasi
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved