Industri Baterai Indonesia Angkat Reynaldi Istanto Jadi Direktur Muda
Rabu, 01 November 2023 - 11:11 WIB
loading...
PT Industri Baterai Indonesia, pionir dalam dunia teknologi baterai dan kendaraan listrik, hari ini mengumumkan pengangkatan Reynaldi Istanto sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Industri Baterai Indonesia , pionir dalam dunia teknologi baterai dan kendaraan listrik , hari ini mengumumkan pengangkatan Reynaldi Istanto sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan.
Baca Juga: Cara Erick Thohir Dorong Industri EV Baterai Indonesia Agar Mendunia
Keputusan ini berdasarkan surat dari Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) dengan No. SR-452/MBU/08/2023 tanggal 30 Agustus 2023 tentang Usulan Perubahan Direksi Perseroan dan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham PT Industri Baterai Indonesia tanggal 19 September 2023.
"Keputusan ini bukan semata-mata tentang pengangkatan posisi, tetapi lebih kepada komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan pemangku kepentingan hingga memperkuat fondasi industri baterai di tanah air," demikian bunyi keterangan resmi perusahaan, Rabu (1/11/2023).
Reynaldi merupakan alumni dari Ilmu Politik Universitas Brawijaya dan Advanced Master of Globalisation and Development di University of Antwerp, Belgia. Baca Juga: Menko Luhut Buka-bukaan Soal Keberlanjutan Industri Nikel dan Baterai EV Indonesia
Baca Juga: Cara Erick Thohir Dorong Industri EV Baterai Indonesia Agar Mendunia
Keputusan ini berdasarkan surat dari Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) dengan No. SR-452/MBU/08/2023 tanggal 30 Agustus 2023 tentang Usulan Perubahan Direksi Perseroan dan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham PT Industri Baterai Indonesia tanggal 19 September 2023.
"Keputusan ini bukan semata-mata tentang pengangkatan posisi, tetapi lebih kepada komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan pemangku kepentingan hingga memperkuat fondasi industri baterai di tanah air," demikian bunyi keterangan resmi perusahaan, Rabu (1/11/2023).
Reynaldi merupakan alumni dari Ilmu Politik Universitas Brawijaya dan Advanced Master of Globalisation and Development di University of Antwerp, Belgia. Baca Juga: Menko Luhut Buka-bukaan Soal Keberlanjutan Industri Nikel dan Baterai EV Indonesia
Lihat Juga :