BRICS Bisa Hancurkan Dominasi Dolar Meski Tanpa Mata Uang Bersama

Sabtu, 04 November 2023 - 19:05 WIB
loading...
A A A
"Negara-negara BRICS+ tidak perlu menunggu sampai mata uang perdagangan bersama memenuhi kondisi teknis yang lazim bagi mata uang cadangan global sebelum mereka mengayunkan dampak ekonomi mereka yang semakin besar terhadap dolar," tambahnya.

Baca Juga: Aksi Bela Palestina, Jutaan Orang Akan Padati Monas

Sullivan menunjuk pada yuan China, yang mengungguli mata uang global lainnya dalam perdagangan karena mitra dagang Beijing meningkatkan penggunaan renminbi. Pada akhirnya, kata dia, tren itu dapat membantu menempatkan dolar pada posisi yang sama dengan pound Inggris, yang tergelincir dari dominasi internasional pada tahun 1800-an.

"Negara-negara BRICS+ bahkan tidak perlu memiliki mata uang bersama. Jika BRICS+ meminta Anda membayar setiap anggota dalam mata uang nasionalnya sendiri untuk berdagang dengan salah satu dari mereka, maka peran dolar dalam hal ini adalah ekonomi dunia akan terpuruk. Tidak akan ada pengganti yang jelas bagi dolar sebagai cadangan global. Berbagai mata uang akan menjadi semakin penting," katanya.

Ekonom lain berpendapat bahwa peran dolar sebagai mata uang perdagangan dan cadangan utama dunia kemungkinan akan berlanjut untuk waktu yang lama. Menurut data Bank of International Settlements dan Dana Moneter Internasional (IMF), dolar masih mengalahkan yuan sebagai mata uang saingannya dalam perdagangan internasional dan cadangan bank sentral dengan selisih yang besar.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
4 Efek Mata Uang Baru...
4 Efek Mata Uang Baru BRICS terhadap Dollar Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved