Jelang Pemilu, PM Narendra Modi Janjikan Pangan Gratis 5 Tahun
Senin, 06 November 2023 - 07:48 WIB
loading...
Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi menjanjikan pangan gratis selama 5 tahun menjelang pemilu. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi akan memperpanjang program pangan gratis bagi 800 juta penduduk selama 5 tahun. Modi membuat pengumuman ini dalam sebuah rapat umum di negara bagian Chhattisgarh, yang akan mengadakan pemilihan umum.
Baca Juga: Bikin Heboh, Miliarder Ini Minta Anak Muda India Bekerja 12 Jam Sehari
Pengumuman ini muncul menjelang pemilihan umum di 5 negara bagian dan beberapa bulan sebelum jajak pendapat nasional.
Mengutip BNN Bloomberg, dalam anggaran bulan Februari, pemerintah memangkas rencana pengeluaran untuk program ini menjadi 1,97 triliun rupee atau USD23,7 miliar untuk tahun fiskal saat ini karena pemerintah berusaha mempersempit defisit anggaran.
Baca Juga: Kapal Induk China Dekati Taiwan saat AS Sibuk Bantu Israel
Program pangan gratis, yang diumumkan selama pandemi ini memberikan 5 kilogram (kg) gandum atau beras setiap bulan kepada 800 juta orang India.
Meskipun program ini sangat populer dan dikreditkan karena membantu Partai Bharatiya Janata yang berkuasa untuk memenangkan pemilu di beberapa negara bagian, program ini memberikan tekanan pada keuangan negara.
Baca Juga: Bikin Heboh, Miliarder Ini Minta Anak Muda India Bekerja 12 Jam Sehari
Pengumuman ini muncul menjelang pemilihan umum di 5 negara bagian dan beberapa bulan sebelum jajak pendapat nasional.
Mengutip BNN Bloomberg, dalam anggaran bulan Februari, pemerintah memangkas rencana pengeluaran untuk program ini menjadi 1,97 triliun rupee atau USD23,7 miliar untuk tahun fiskal saat ini karena pemerintah berusaha mempersempit defisit anggaran.
Baca Juga: Kapal Induk China Dekati Taiwan saat AS Sibuk Bantu Israel
Program pangan gratis, yang diumumkan selama pandemi ini memberikan 5 kilogram (kg) gandum atau beras setiap bulan kepada 800 juta orang India.
Meskipun program ini sangat populer dan dikreditkan karena membantu Partai Bharatiya Janata yang berkuasa untuk memenangkan pemilu di beberapa negara bagian, program ini memberikan tekanan pada keuangan negara.
(nng)
Lihat Juga :