Sambut Insentif Properti, LPKR Pacu Penjualan di Kuartal IV 2023
Selasa, 07 November 2023 - 10:56 WIB
loading...
LPKR menyambut baik kebijakan pemerintah yang memberikan insentif bebas pajak. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk. ( LPKR ) menyambut baik kebijakan pemerintah yang memberikaninsentif bebas pajak pertambahan nilai (PPN) untuk masyarakat yang membeli rumah denganharga di bawah Rp2 miliar hingga periode Juni 2024.
Seperti diketahui, pemerintah sebelumnya mengumumkan kebijakan akan menanggung 100%Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk batasan rumah seharga di bawah Rp2 miliar dalam rentangNovember 2023 sampai Juni 2024 mendatang. Adapun insentif ini berupa pajak pertambahan nilai(PPN) yang ditanggung Pemerintah serta bantuan biaya administrasi.
Pemberian subsidi tersebutsebagai upaya pemerintah untuk mengurangibacklogperumahan. Berdasarkan data KementerianPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),backlogperumahan atau kesenjangankepemilikan perumahan rakyat masih sebesar 12,1 juta.
Baca Juga: Siloam Hospitals Efisiensi Biaya Tanpa Menurunkan Kualitas Layanan
Untuk itu, LPKR pun berkomitmen menyediakan pasokan rumah tapak di bawah harga Rp2 miliarke depannya, seperti yang sudah dilakukan perusahaan untuk menyasar segmen pasar menengah.Penjualan rumah di bawah Rp2 miliar juga mendominasi kinerja pra penjualan LPKR selama ini.
Seperti diketahui, pemerintah sebelumnya mengumumkan kebijakan akan menanggung 100%Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk batasan rumah seharga di bawah Rp2 miliar dalam rentangNovember 2023 sampai Juni 2024 mendatang. Adapun insentif ini berupa pajak pertambahan nilai(PPN) yang ditanggung Pemerintah serta bantuan biaya administrasi.
Pemberian subsidi tersebutsebagai upaya pemerintah untuk mengurangibacklogperumahan. Berdasarkan data KementerianPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),backlogperumahan atau kesenjangankepemilikan perumahan rakyat masih sebesar 12,1 juta.
Baca Juga: Siloam Hospitals Efisiensi Biaya Tanpa Menurunkan Kualitas Layanan
Untuk itu, LPKR pun berkomitmen menyediakan pasokan rumah tapak di bawah harga Rp2 miliarke depannya, seperti yang sudah dilakukan perusahaan untuk menyasar segmen pasar menengah.Penjualan rumah di bawah Rp2 miliar juga mendominasi kinerja pra penjualan LPKR selama ini.
Lihat Juga :