Redam Kenaikan Harga, 5 Pasar di Jakarta Bakal Diguyur 2,4 Ton Cabai Rawit Merah
Selasa, 07 November 2023 - 13:44 WIB
loading...
Meredam kenaikan harga cabai rawit merah di DKI Jakarta, Bapanas melakukan intervensi stabilisasi harga dengan mengucurkan 2,4 Ton (80 coly) cabai rawit merah (CRM) dikirim dari Petani CRM Sulawesi Selatan ke Jakarta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan intervensi stabilisasi harga cabai melalui fasilitasi distribusi pangan (FDP) cabai dari daerah sentra ke daerah defisit. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengatakan, langkah intervensi ini bertujuan untuk memenuhi dan mempertahankan pasokan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sehingga dapat mengendalikan harga.
"Harga komoditas cabai yang mengalami kenaikan ini kita tekan dengan memfasilitasi pengangkutannya dari daerah-daerah yang masih berproduksi dan harganya relatif lebih rendah. Kita sudah identifikasi sentra cabai di luar Jawa seperti di Sulsel yang siap memasok ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya," ungkap Arief dalam keterangannya, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga: Harga Beras dan Cabai Naik, Partai Perindo Minta Pemerintah Fokus Kendalikan Gejolak Komoditas Pangan
Arief menjelaskan, sebagai tahap awal, sebanyak 2,4 Ton (80 coly) cabai rawit merah (CRM) dikirim dari Petani CRM Sulawesi Selatan ke Jakarta pada Minggu (5/11/2023) dan difasilitasi logistiknya secara langsung oleh Badan Pangan Nasional untuk intervensi harga cabai yang beberapa waktu ini mengalami kenaikan.
Baca Juga: Pedasnya Makin 'Gila', Harga Cabai Rawit Tembus Rp120.000 per Kg
Menurut Arief, saat ini untuk komoditas cabai rawit merah mengalami lonjakan yang signifikan di beberapa titik. Berdasarkan informasi dari pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Sabtu (4/11) harga cabai rawit merah rata-rata Rp70 ribu per kg, sedangkan harga di pasar tradisional/pengecer sekitar Rp80 hingga Rp90 ribu/kg. Bahkan di sejumlah daerah sudah tembus lebih dari Rp100.000 per kilogram (kg).
Arief mengungkapkan, saat ini produksi semua jenis cabai memang tengah mengalami penurunan akibat El Nino dan saat ini belum memasuki panen raya.
"Harga komoditas cabai yang mengalami kenaikan ini kita tekan dengan memfasilitasi pengangkutannya dari daerah-daerah yang masih berproduksi dan harganya relatif lebih rendah. Kita sudah identifikasi sentra cabai di luar Jawa seperti di Sulsel yang siap memasok ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya," ungkap Arief dalam keterangannya, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga: Harga Beras dan Cabai Naik, Partai Perindo Minta Pemerintah Fokus Kendalikan Gejolak Komoditas Pangan
Arief menjelaskan, sebagai tahap awal, sebanyak 2,4 Ton (80 coly) cabai rawit merah (CRM) dikirim dari Petani CRM Sulawesi Selatan ke Jakarta pada Minggu (5/11/2023) dan difasilitasi logistiknya secara langsung oleh Badan Pangan Nasional untuk intervensi harga cabai yang beberapa waktu ini mengalami kenaikan.
Baca Juga: Pedasnya Makin 'Gila', Harga Cabai Rawit Tembus Rp120.000 per Kg
Menurut Arief, saat ini untuk komoditas cabai rawit merah mengalami lonjakan yang signifikan di beberapa titik. Berdasarkan informasi dari pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Sabtu (4/11) harga cabai rawit merah rata-rata Rp70 ribu per kg, sedangkan harga di pasar tradisional/pengecer sekitar Rp80 hingga Rp90 ribu/kg. Bahkan di sejumlah daerah sudah tembus lebih dari Rp100.000 per kilogram (kg).
Arief mengungkapkan, saat ini produksi semua jenis cabai memang tengah mengalami penurunan akibat El Nino dan saat ini belum memasuki panen raya.
Lihat Juga :