Dirut BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Digital Program JKN di Forum AeHIN 2023

Selasa, 07 November 2023 - 20:20 WIB
loading...
Dirut BPJS Kesehatan...
BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjadi penyelenggara dan tuan rumah acara Asia eHealth Information Network (AeHIN) yang digelar di Jakarta, Selasa (07/11/2023). (Foto: dok BPJS)
A A A
JAKARTA - Dalam upaya mendorong kemajuan sektor kesehatan melalui inovasi digital, BPJS Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan bangga telah menjadi penyelenggara dan tuan rumah dalam acara Asia eHealth Information Network (AeHIN) yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (07/11/2023).

Acara tersebut merupakan pertemuan yang sangat dinanti, dan didatangi oleh perwakilan dari berbagai negara di Asia untuk berdiskusi, berbagi pengetahuan, serta merencanakan langkah-langkah untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan melalui teknologi digital.

Kemitraan yang erat antara BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah membawa hasil positif dalam upaya mendukung perkembangan teknologi digital pada sektor kesehatan di Indonesia. Beberapa inovasi yang diimplementasikan dalam ekosistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta Program JKN.

"Hampir satu dekade beroperasi, Program JKN telah mencakup lebih dari 265,8 juta peserta. Salah satu upaya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, telah dikembangkan antrean online yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobil JKN. Inovasi ini telah mengubah pengalaman peserta di fasilitas kesehatan, mengurangi waktu tunggu di rumah sakit yang sebelumnya bisa mencapai 6 jam menjadi hanya 2,5 jam. Ini adalah tonggak penting dalam meningkatkan efisiensi sistem kesehatan," ujar Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron.

Selain itu, Aplikasi Mobile JKN juga memungkinkan peserta untuk mengakses riwayat medis mereka dalam 12 bulan terakhir melalui i-Care JKN. Hal ini memudahkan dokter dan tenaga medis untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat dan lebih tepat kepada peserta JKN.

"BPJS Kesehatan juga telah memperkenalkan berbagai inovasi lainnya, seperti skrining riwayat kesehatan, yang bertujuan sebagai upaya preventif bagi peserta JKN dalam mencegah penyakit kronis. Ini adalah langkah penting dalam upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan jangka panjang," ucap Ghufron.

Ia juga menjelaskan saat ini BPJS Kesehatan telah melakukan penyederhanaan layanan bagi peserta yang rutin menjalani perawatan cuci darah, perawatan kejiwaan, kusta, tuberkulosis resisten obat (TB-MDR), kemoterapi, radioterapi, dan HIV/AIDS di rumah sakit.

Jika peserta JKN memiliki riwayat pelayanan di rumah sakit dan masih memerlukan layanan untuk kondisi tersebut, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar dapat merujuknya secara langsung ke rumah sakit yang sesuai. Langkah ini bertujuan untuk memberikan perawatan yang lebih efisien dan mudah diakses.

"Dalam upaya untuk mempermudah pembayaran iuran bagi peserta JKN, BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan 955.429 kanal pembayaran. Upaya ini juga menjadi bukti bahwa BPJS Kesehatan selalu berupaya memberikan kemudahan bagi peserta JKN dalam berbagai hal, termasuk upaya kolekting iuran," ucapnya.

Ghufron juga menyebutkan BPJS Kesehatan memiliki potensi sumber data yang sangat besar, yang dapat menjadi sumber informasi berharga bagi akademisi dan praktisi dalam perancangan kebijakan kesehatan yang lebih efektif.

"Data ini dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk menganalisis, memahami, dan merancang kebijakan kesehatan. Tentu semua itu dalam rangka memajukan ekosistem Program JKN," ucapnya.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pandangan positifnya tentang dampak dari digitalisasi dalam sektor kesehatan. Ia menjelaskan bahwa melalui digitalisasi, akses kesehatan akan menjadi lebih transparan, mudah dijangkau, dan berkualitas. Ini juga akan berdampak positif pada ketersediaan obat-obatan yang lebih luas di pasar.

"Acara AeHIN 2023 tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, tetapi juga untuk memotivasi semua pihak untuk terus mendorong perkembangan teknologi digital dalam sektor kesehatan di Asia. Dengan inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan data yang efektif, masa depan layanan kesehatan di Indonesia dan di seluruh Asia tampak semakin cerah," ujar Budi.

Sementara itu, Chairman AeHIN Boonchai Kijsanayotin mengungkapkan kekagumannya terhadap Indonesia saat menghadapi pandemi Covid-19. Dirinya mengapresiasi atas suksesnya Indonesia dalam menerapkan layanan digital saat pandemi berlangsung.

“Harapannya melaui kegiatan hari ini kita dapat saling bertukar pengalaman antar negara dalam menerapkan digitalisasi di bidang kesehatan. Apabila kita membantu teman, maka teman akan membantu kita. Dengan semangat kooperatif yang tinggi maka kita dapat melampaui tantangan yang ada,” ujar Boonchai.
(dsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 3,5 Juta Pekerja
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Digital Innovation Awards...
Digital Innovation Awards 2026 jadi Bukti Kekuatan Transformasi, Ini Daftar Pemenangnya
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Rekomendasi
10 Negara yang Menggunakan...
10 Negara yang Menggunakan Kalender Sendiri, Dipengaruhi Agama, Sejarah dan Dinasti
Herti Sastra Munthe...
Herti Sastra Munthe Siap Terapkan Hasil Bimtek Perindo di Deli Serdang
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Berita Terkini
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved