Ekonomi China Masih Rapuh Meski Perdagangan Surplus Rp884 Triliun

Rabu, 08 November 2023 - 08:58 WIB
loading...
Ekonomi China Masih...
Pertumbuhan impor China menunjukkan bahwa permintaan domestik mulai pulih meskipun penurunan ekspor merupakan kekecewaan besar. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Data perdagangan China untuk bulan Oktober memberikan gambaran yang beragam untuk prospek ekonomi, karena kenaikan impor yang tidak terduga diimbangi tanda-tanda bahwa permintaan global untuk barang-barang China berjuang untuk mendapatkan daya tarik.

Impor China naik 3% dari tahun sebelumnya bulan lalu, kenaikan pertama dalam delapan bulan terakhir dan berlawanan dengan perkiraan konsensus mengalami penurunan. Pengiriman ke luar negeri turun 6,4%, lebih buruk dari ekspektasi. Surplus perdagangan yang dihasilkan adalah USD56,5 miliar atau Rp884 triliun.

Baca Juga: Banyak Negara Gagal Bayar Utang, China Rombak Strategi Pemberian Pinjaman

Data tersebut menggarisbawahi kerapuhan ekonomi dalam tiga bulan terakhir tahun ini. Pertumbuhan impor menunjukkan bahwa permintaan domestik mungkin mulai pulih, tetapi penurunan ekspor merupakan kekecewaan besar untuk periode yang seharusnya lebih menguntungkan pada Oktober ini dibandingkan dengan satu bulan di tahun 2022 ketika pandemi dan kontrol untuk mengatasinya mengganggu logistik dan produksi.

"Kondisi ekspor masih rapuh," kata Kepala Ekonom untuk China Raya dan Asia Utara dari Standard Chartered, Ding Shuang, dilansir Financial Review, Rabu (8/11/2023).

"Kami membutuhkan lebih banyak data aktivitas riil untuk memverifikasi apakah data impor yang kuat mengindikasikan pemulihan permintaan domestik."

Para investor menilai keberlanjutan pemulihan ekonomi China meskipun angka-angka baru-baru ini telah menunjukkan perbaikan, rebound masih belum pasti di tengah rendahnya kepercayaan konsumen dan bisnis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Rekomendasi
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved