Surat Utangnya Diborong Asing Rp16 Triliun, BI Yakin Rupiah Akan Perkasa
Rabu, 08 November 2023 - 15:24 WIB
loading...
BI mengungkap jumlah kepemilikan asing di instrumen SRBI. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia ( BI ) Edi Susianto mencatat, kepemilikan asing di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sudah menembus Rp16,98 triliun. Jumlah itu setara 11,76% dari total outstanding SRBI Rp144,31 triliun per 6 November 2023.
Baca juga: Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD133,1 Miliar
"Sudah lebih dari USD1 miliar masuk per 6 November 2023 ini. Di pasar sekunder sudah diperdagangkan sebesar Rp27,99 miliar," ujar Edi dalam Taklimat Media BI di Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Menimpali penjelasan Edi, Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, Donny Hutabarat, menyebut bahwa capaian ini menjadi bukti bahwa SRBI bisa menambah likuiditas valuta asing (valas) di dalam negeri.
"Jadi sebenarnya pasar sekunder SRBI sudah cukup berkembang saat ini, dengan angka lebih dari USD1 miliar yang masuk, pasti ada kaitannya dengan masuknya offshore (dana asing), ini nantinya bisa membantu penguatan rupiah," ungkap Donny.
Baca juga: Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD133,1 Miliar
"Sudah lebih dari USD1 miliar masuk per 6 November 2023 ini. Di pasar sekunder sudah diperdagangkan sebesar Rp27,99 miliar," ujar Edi dalam Taklimat Media BI di Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Menimpali penjelasan Edi, Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, Donny Hutabarat, menyebut bahwa capaian ini menjadi bukti bahwa SRBI bisa menambah likuiditas valuta asing (valas) di dalam negeri.
"Jadi sebenarnya pasar sekunder SRBI sudah cukup berkembang saat ini, dengan angka lebih dari USD1 miliar yang masuk, pasti ada kaitannya dengan masuknya offshore (dana asing), ini nantinya bisa membantu penguatan rupiah," ungkap Donny.
Lihat Juga :