Bahlil Buka-bukaan Sebab Pemerintah Rem Investasi Asing di IKN
Rabu, 08 November 2023 - 17:40 WIB
loading...
Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, alasan pemerintah saat ini mengerem investasi asing yang akan masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, alasan pemerintah saat ini mengerem investasi asing yang akan masuk ke Ibu Kota Nusantara ( IKN ). Menurutnya, pemerintah saat ini memprioritaskan investor-investor dalam negeri untuk melakukan pembangunan di IKN.
"Pak Jokowi itu memprioritaskan investor-investor dalam negeri, kalau ada investor dalam negeri bangun IKN, kita berikan prioritas," ungkap Bahlil kepada awak media di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Baca Juga: Pemerintah Kantongi Investasi IKN Rp45 Triliun hingga Desember 2023, Intip Daftar Proyeknya
Namun Bahlil menegaskan, pemerintah tetap membuka kesempatan investor asing untuk menanamkan modalnya di IKN meskipun saat ini yang diprioritaskan adalah investor dalam negeri. Baca Juga: 16 Investor Siap Tanamkan Investasi di IKN, Intip Daftarnya
Saat ini Bahlil menyebutkan, sudah ada 200 lebih letter of intent (LoI) yang diterima oleh pemerintah dan berasal dari berbagai negara, termasuk investor dalam negeri.
"Tapi saya lagi memang mengerem. Daerah-daerah prime itu kalau boleh semua dalam negeri, supaya IKN dari kita untuk kita. Nanti di layer 2 dan 3 nya, baru bisa memberikan opsi kepada asing," ujarnya.
"Pak Jokowi itu memprioritaskan investor-investor dalam negeri, kalau ada investor dalam negeri bangun IKN, kita berikan prioritas," ungkap Bahlil kepada awak media di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Baca Juga: Pemerintah Kantongi Investasi IKN Rp45 Triliun hingga Desember 2023, Intip Daftar Proyeknya
Namun Bahlil menegaskan, pemerintah tetap membuka kesempatan investor asing untuk menanamkan modalnya di IKN meskipun saat ini yang diprioritaskan adalah investor dalam negeri. Baca Juga: 16 Investor Siap Tanamkan Investasi di IKN, Intip Daftarnya
Saat ini Bahlil menyebutkan, sudah ada 200 lebih letter of intent (LoI) yang diterima oleh pemerintah dan berasal dari berbagai negara, termasuk investor dalam negeri.
"Tapi saya lagi memang mengerem. Daerah-daerah prime itu kalau boleh semua dalam negeri, supaya IKN dari kita untuk kita. Nanti di layer 2 dan 3 nya, baru bisa memberikan opsi kepada asing," ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :