BI Ramal Kegiatan Dunia Usaha Kuartal IV Meningkat

Rabu, 11 Oktober 2017 - 14:24 WIB
BI Ramal Kegiatan Dunia...
BI Ramal Kegiatan Dunia Usaha Kuartal IV Meningkat
A A A
JAKARTA - Kegiatan dunia usaha pada kuartal IV/2017 diperkirakan terus meningkat meski tidak setinggi pada periode sebelumnya. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan kegiatan usaha sebesar 7,63%, lebih rendah dari 14,32% pada kuartal III/2017.

Berdasarkan sektor ekonomi, kegiatan usaha pada 6 dari 9 sektor ekonomi diperkirakan masih mengalami peningkatan, terutama pada sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan sektor sektor jasa.

"Sementara itu, kegiatan usaha sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan diperkirakan mengalami kontraksi seiring berakhirnya musim panen dan pengaruh kondisi cuaca yang kurang mendukung aktivitas pertanian," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman di Jakarta Rabu (11/10/2017).

Pada kuartal IV/2017, penggunaan tenaga kerja diindikasi tumbuh meski lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya. Hal ini sebagaimana terindikasi dari SBT sebesar 0,09%, lebih rendah dari SBT 0,13% pada periode sebelumnya.

Peningkatan jumlah tenaga kerja terutama diperkirakan terjadi pada sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan dan sektor pengangkutan serta komunikasi.

Penurunan tingkat penggunaan tenaga kerja diperkirakan terjadi pada sektor industri pengolahan seperti sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan serta sektor pertambangan dan penggalian.

Agusman menuturkan, pertumbuhan investasi dunia usaha juga diperkirakan terus meningkat pada kuartal IV/2017. "Kondisi ini diindikasikan oleh SBT perkiraan investasi kuartal IV/2017 yang meningkat menjadi 11,86%," tutur dia.

Berdasarkan sektor lapangan usaha, peningkatan kegiatan investasi terjadi pada sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan dan sektor jasa-jasa dengan SBT masing-masing 2,28% dan 2,09%. Sementara, tekanan kenaikan harga jual diperkirakan berlanjut pada kuartal IV/2017.

Peningkatan harga jual terutama diperkirakan terjadi pada sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor industri pengolahan dan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
9 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved