Soal Kenaikan UMP 2024, Buruh Tuntut Idealnya 25%
Minggu, 12 November 2023 - 15:15 WIB
loading...
Buruh mengungkapkan kenaikan upah ideal UMP 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia Mirah Sumirat mengatakan angka ideal kenaikan upah minimum provinsi (UMP) adalah sebesar 25%. Namun, pihaknya memahami kondisi para pelaku usaha saat ini yang menghadapi ketidakpastian sehingga tuntutan buruh untuk kenaikan UMP 2024 adalah sebesar 15%.
"Kalau bicara tentang realistis lagi, sesungguhnya angkanya bukan 15% tapi 25%. Nah, 25% itu yang nyata, tetapi kami karena paham betul tentang kondisi para pelaku usaha saat ini, maka kami munculkan angka 15%," ungkap Mirah, Minggu (12/11/2023).
Baca Juga: Tok! Upah Minimum Tahun Depan Naik
Mirah menjelaskan, angka 15% bukan angka yang muncul secara tiba-tiba. Usulan tersebut didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi saat ini termasuk juga peningkatan harga sejumlah komoditas pangan.
"Angka 15% tersebut itu bukan dari tiba-tiba dari langit bimsalabim ada, tapi memang angka 15% itu angka yang memang kami juga berdasarkan data-data dan hitungan yang secara realistis kami dapatkan dengan situasi dan kondisi ekonomi situasi dan kondisi para pekerja buruh, kondisi harga pangan yang luar biasa sangat tinggi," ujarnya.
"Kalau bicara tentang realistis lagi, sesungguhnya angkanya bukan 15% tapi 25%. Nah, 25% itu yang nyata, tetapi kami karena paham betul tentang kondisi para pelaku usaha saat ini, maka kami munculkan angka 15%," ungkap Mirah, Minggu (12/11/2023).
Baca Juga: Tok! Upah Minimum Tahun Depan Naik
Mirah menjelaskan, angka 15% bukan angka yang muncul secara tiba-tiba. Usulan tersebut didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi saat ini termasuk juga peningkatan harga sejumlah komoditas pangan.
"Angka 15% tersebut itu bukan dari tiba-tiba dari langit bimsalabim ada, tapi memang angka 15% itu angka yang memang kami juga berdasarkan data-data dan hitungan yang secara realistis kami dapatkan dengan situasi dan kondisi ekonomi situasi dan kondisi para pekerja buruh, kondisi harga pangan yang luar biasa sangat tinggi," ujarnya.
Lihat Juga :