Dukung Geliat Ekonomi Banten, PLN Energize KTT Lotte Chemical Indonesia
Senin, 13 November 2023 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Ardiansyah menjelaskan, proyek ini terdiri dari tiga bagian, yakni pembangunan 2 line bay extension di GI 150 kV Peni dengan kapasitas trafo pelanggan sebesar 2 X 150 MVA (Mega Volt Ampere). Lalu, pekejaan rerouting jalur transmisi 150 kV arah Suralaya-Peni dan Cilegon Lama-Mitsui, dengan total tower sebanyak 6 buah tower steel pole dan 1 buah tower compact lattice dengan panjang transmisi kurang lebih 3,5 kilometer sirkuit (kms).
Baca Juga: Sejarah Perbatasan Rafah, Pos Pembatas antara Gaza dan Mesir
"Selanjutnya, pekerjaan uprating GI 150 kV Mitsui dan GI 150 kV Peni. Pasokan listrik GI 150 kV Peni ini berasal dari jalur transmisi 150 kV Suralaya dan jalur transmisi 150 kV Cilegon Lama," ujarnya.
Ardiansyah menambahkan, tantangan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini adalah pekerjaan yang harus sinkron dengan target efektif kontrak SPJBTL antara PLN UID Banten dan PT LCI pada tanggal 1 Desember 2023. "Jika tidak memenuhi kewajiban sesuai target, pihak PT LCI bisa mengenakan klaim kepada PLN. Alhamdulillah, pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat 1 bulan dari target SPJBTL 1 Desember 2023," tuturnya.
Di bagian lain, Pelaksana Harian (PLH) General Manager PLN UIP JBB, Hery Wiyoto menerangkan, selain untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan premium PT LCI, pembangunan proyek ini juga akan memperkuat sistem kelistrikan di Jawa, khususnya di daerah Banten, pada sub sistem Suralaya dan Cilegon. "Kami mendukung pertumbuhan perekonomian di wilayah Banten dengan menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan juga memberikan pelayanan terbaik," tegas Hery.
Baca Juga: Sejarah Perbatasan Rafah, Pos Pembatas antara Gaza dan Mesir
"Selanjutnya, pekerjaan uprating GI 150 kV Mitsui dan GI 150 kV Peni. Pasokan listrik GI 150 kV Peni ini berasal dari jalur transmisi 150 kV Suralaya dan jalur transmisi 150 kV Cilegon Lama," ujarnya.
Ardiansyah menambahkan, tantangan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini adalah pekerjaan yang harus sinkron dengan target efektif kontrak SPJBTL antara PLN UID Banten dan PT LCI pada tanggal 1 Desember 2023. "Jika tidak memenuhi kewajiban sesuai target, pihak PT LCI bisa mengenakan klaim kepada PLN. Alhamdulillah, pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat 1 bulan dari target SPJBTL 1 Desember 2023," tuturnya.
Di bagian lain, Pelaksana Harian (PLH) General Manager PLN UIP JBB, Hery Wiyoto menerangkan, selain untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan premium PT LCI, pembangunan proyek ini juga akan memperkuat sistem kelistrikan di Jawa, khususnya di daerah Banten, pada sub sistem Suralaya dan Cilegon. "Kami mendukung pertumbuhan perekonomian di wilayah Banten dengan menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan juga memberikan pelayanan terbaik," tegas Hery.
(fjo)
Lihat Juga :