Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI Kembali Raih Penghargaan The Best CFO
Selasa, 14 November 2023 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Ditambahkannya, Kinerja Keuangan Bank DKI yang tumbuh selama 3 (tiga) tahun terakhir juga tidak lepas dari implementasi Program Transformasi 5.0 yang dilakukan sejak tahun 2021.
Sebagai informasi, pada Q3 2023, Bank DKI berhasil mencatatkan kinerja yang positif. Sampai dengan September 2023, penyaluran kredit Bank DKI tumbuh 6,90 persen menjadi Rp49,96 triliun, dari sebelumnya Rp46,73 triliun pada September 2022.
Melalui strategi ekpansi kredit, perseroan tetap mengelola risiko secara efektif serta melakukan pengawasan secara ketat untuk memastikan kualitas aset yang optimal dengan menjaga Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross pada level rendah 1,83 persen dengan NPL Net sebesar 0,64 persen pada September 2023.
Atas upaya tersebut, Bank DKI juga berhasil menghimpun pertumbuhan Dana Pihak Ketiga menjadi sebesar Rp63,66 triliun pada September 2023, atau tumbuh sebesar 4,45 persen dari sebelumnya Rp60,94 triliun di September 2022. Sehingga, berbagai pertumbuhan bisnis tersebut mendorong pertumbuhan total aset sebesar 3,99 persen dari semula sebesar Rp75,24 triliun per September 2022, menjadi sebesar Rp78,24 triliun per September 2023, seiring membukukan laba sebesar Rp693,27 miliar pada periode yang sama.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi dalam kesempatan berbeda menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto sebagai bentuk motivasi bagi seluruh insan Bank DKI.
“Penghargaan Best Chief Financial Officer (CFO) 2023 yang diterima Bapak Romy Wijayanto bukan hanya menjadi cerminan hasil kontribusi bagi perusahaan, namun juga pemantik semangat dan motivasi bagi seluruh insan Bank DKI untuk memberikan nilai tambah dan kontribusi bagi Perseroan,” tutup Arie.
Sebagai informasi, pada Q3 2023, Bank DKI berhasil mencatatkan kinerja yang positif. Sampai dengan September 2023, penyaluran kredit Bank DKI tumbuh 6,90 persen menjadi Rp49,96 triliun, dari sebelumnya Rp46,73 triliun pada September 2022.
Melalui strategi ekpansi kredit, perseroan tetap mengelola risiko secara efektif serta melakukan pengawasan secara ketat untuk memastikan kualitas aset yang optimal dengan menjaga Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross pada level rendah 1,83 persen dengan NPL Net sebesar 0,64 persen pada September 2023.
Atas upaya tersebut, Bank DKI juga berhasil menghimpun pertumbuhan Dana Pihak Ketiga menjadi sebesar Rp63,66 triliun pada September 2023, atau tumbuh sebesar 4,45 persen dari sebelumnya Rp60,94 triliun di September 2022. Sehingga, berbagai pertumbuhan bisnis tersebut mendorong pertumbuhan total aset sebesar 3,99 persen dari semula sebesar Rp75,24 triliun per September 2022, menjadi sebesar Rp78,24 triliun per September 2023, seiring membukukan laba sebesar Rp693,27 miliar pada periode yang sama.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi dalam kesempatan berbeda menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto sebagai bentuk motivasi bagi seluruh insan Bank DKI.
“Penghargaan Best Chief Financial Officer (CFO) 2023 yang diterima Bapak Romy Wijayanto bukan hanya menjadi cerminan hasil kontribusi bagi perusahaan, namun juga pemantik semangat dan motivasi bagi seluruh insan Bank DKI untuk memberikan nilai tambah dan kontribusi bagi Perseroan,” tutup Arie.
(irh)
Lihat Juga :