Wall Street Dibuka Melesat Saat Inflasi AS Turun Jadi 3,2%

Selasa, 14 November 2023 - 22:04 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Melesat...
Wall Street dibuka melesat pada perdagangan, Selasa (14/11) waktu setempat, ketika penurunan inflasi Amerika Serikat membawa angin segar bagi pasar. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Wall Street dibuka melesat pada perdagangan, Selasa (14/11) waktu setempat, ketika penurunan inflasi Amerika Serikat (AS) membawa angin segar bagi pasar. Sentimen itu membangkitkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dari Federal Reserve.

Dow Jones Industrial Average menguat 1,03% menjadi 34.690,04, sedangkan S&P 500 menanjak 1,38% di 4.472,30. Selanjutnya Nasdaq Composite terbang 1,87% di level 14.024,62.

Baca Juga: Bukti Nyata, Utang AS Menggunung Defisit Tembus Rp26.966 Triliun

Biro Statistik Departemen Tenaga Kerja juga mencatat tingkat inflasi AS periode Oktober mencapai 3,2% secara year-on-year (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 3,7% yoy.

Baca Juga: Wow! Utang Publik AS Melebihi PDB Gabungan China, Jepang, Jerman, dan India

Inflasi inti (yang tidak termasuk komponen pangan dan energi) melandai di level 4,0% (YoY), dari sebelumnya 4,1%(YoY). Secara bulanan, inflasi stabil 0,0% (MoM) dari 0,2% pada bulan September, demikian juga inflasi inti bulanan juga meningkat 0,2 persen dari sebelumnya 0,3 persen.

"Kami senang melihat kabar inflasi inti lebih rendah dari perkiraan. Hal ini memberi tahu kita bahwa The Fed sudah selesai menaikkan suku bunga," kata Analis Great Hill Capital, Thomas Hayes, dilansir Reuters, Selasa (14/11).

Penurunan harga bahan bakar minyak menjadi penyumbang penurunan indeks harga konsumen (CPI) di Negeri Paman Sam -julukan AS-, mengimbangi harga sewa properti yang masih memanas.

Selain inflasi, pasar saham juga mendapat dukungan dari penurunan imbal hasil atau yield surat utang negara. Yield Teasury AS bertenor 2 tahun, yang paling mencerminkan ekspektasi suku bunga jangka pendek, merosot ke posisi terendah dua minggu terakhir di level 4,872%.

Penurunan yield menandakan bahwa investor kembali menanamkan dana di instrumen berisiko seperti saham. Ini membantu penguatan, di samping sejumlah sisa laporan keuangan kuartalan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Lama Dimanja Belanja...
Lama Dimanja Belanja Online, Konsumen AS Kembali Padati Toko Fisik
Rekomendasi
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved