Gambaran Ekonomi Israel sejak Merdeka 1948 hingga 2023, Negara Kecil yang Disebut Maju

Kamis, 16 November 2023 - 16:22 WIB
loading...
A A A
Ekonomi Israel juga memperlihatkan kekuatan ekonominya selama krisis keuangan 2008-2009. Sebuah catatan 2010 dari IMF berbunyi, "Dalam menghadapi krisis global, pertumbuhan output Israel termasuk yang terakhir jatuh di bawah tren, di antara yang paling ringan, dan salah satu yang paling awal untuk tahap pemulihan."

Alasan ketahanan ekonomi Israel selama periode ini, sebagian besar disebabkan oleh sektor yang kuat, tingkat tabungan rumah tangga yang tinggi, kebijakan fiskal dan moneter, hingga reformasi struktural dalam dekade terakhir.

Pada tahun 2010, PDB Israel tercatat USD238,36 miliar, dan pendapatan per kapitanya menyentuh USD31.278,05. PDB Israel dilaporkan sebesar USD411.73 miliar pada tahun 2020 dengan pendapatan per kapita USD44,320.72. Pada tahun yang sama, ia diberikan keanggotaan dalam Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Kemudian ekonomi Israel tumbuh sebesar 6,5% menjadi USD521,69 miliar di tahun 2022. Di mana pendapatan per kapitanya mencapai USD53.195,88. Sektor teknologi tinggi menjadi kunci utama ekonomi Israel.

Sektor teknologi mengalami pertumbuhan tertinggi dan tercepat di antara semua industri dalam dekade terakhir. Pada tahun 2022, sektor teknologi tinggi menyumbang 18,1% dari PDB Israel dan 48,3% dari total ekspor Israel.

Pengeluaran nasional Israel untuk penelitian dan pengembangan (R&D) sebagai persentase dari PDB termasuk yang tertinggi di antara negara-negara OECD, yakni berdiri di angka 5,6% pada tahun 2021.

Diketahui Israel merupakan pusat manufaktur dan perdagangan berlian dunia. Israel Diamond Exchange menjadi salah satu dari empat pusat perdagangan berlian terkemuka di dunia dan memiliki lebih dari 3.200 anggota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved