alexametrics

Pendapatan Alibaba Melonjak 61% Didorong Penjualan Online

loading...
Pendapatan Alibaba Melonjak 61% Didorong Penjualan Online
Perusahaan e-commerce raksasa asal China, Alibaba meraih pendapatan kuartal mengalahkan ekspektasi pasar. Foto/Ist
A+ A-
BEIJING - Perusahaan e-commerce raksasa asal China, Alibaba meraih pendapatan kuartal mengalahkan ekspektasi pasar. Kenaikan penadapatan didorong oleh belanja online.

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (3/11/2017), pendapatan kuartal III naik hingga 61% dibanding periode sama tahun sebelumnya, menjadi 55,1 miliar yuan (USD8,3 miliar). Hal ini juga meningkatkan prediksi pendapatannya untuk perkiraan dalam setahun penuh.

Alibaba berkembang dari bisnis intinya ke investasi di supermarket dan toko. "Kami memiliki kuartal yang luar biasa. Kami melihat hasil awal dari usaha kami untuk mengintegrasikan secara online dan offline dengan strategi ritel baru kami," kata kepala eksekutif Alibaba Daniel Zhang.



Sepanjang kuartal III tahun ini, pendapatan dari operasi melonjak 83% dari tahun sebelumnya, menjadi 16,58 miliar yuan. Alibaba, perusahaan milik miliarder Jack Ma ini menjadi peritel online dominan di China melalui platform belanja Tmall dan Taobao.

Perusahaan tersebut mengatakan, pengguna aktif bulanan dari pasar ritel China tumbuh menjadi 549 juta pada September, naik 20 juta dari tiga bulan yang lalu. Perusahaan yang terdaftar di AS telah berada dalam posisi yang kuat, secara rutin mengalahkan perkiraan pendapatan, dan sahamnya memiliki nilai lebih dari dua kali lipat tahun ini.

Hal ini kabar baik bagi pemegang saham ke depan. Alibaba menaikkan panduan pendapatannya untuk tahun fiskal 2018 menjadi pertumbuhan antara 49%-53%. Itu naik dari perkiraan sebelumnya 45% sampai 49%.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak