10 Juta Sertifikasi Halal UMKM Terkendala, Partai Perindo Beri Catatan Penting

Sabtu, 25 November 2023 - 21:23 WIB
loading...
10 Juta Sertifikasi...
Partai Perindo memberikan catatan pentig terkait tidak optimalnya sertifikasi halal bagi UMKM. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Perindo menyayangkan tidak terealisasikannya rencana pemerintah untuk menyediakan 10 juta sertifikasi halal produk UMKM makanan dan minuman (mamin) pada tahun depan.

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad mengatakan, pemberian sertifikasi halal tersebut sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM.

"Partai Perindo sangat menyesalkan, padahal sertifikasi tersebut sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM untuk memberikan kepastian dan jaminan produk yang dihasilkan adalah halal dan layak dikonsumsi," ucap Abdul Khaliq, Sabtu (25/11/2023).

Baca Juga: HT Tekankan Pentingnya Pribadi yang Berdampak bagi Masyarakat Luas

Sejatinya, untuk konsumen sertifikasi halal dapat memberikan keyakinan bahwa produk UMKM halal dikonsumsi dan sesuai dengan syariat Islam.

Abdul Khaliq, yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) ini, menilai, dengan adanya kepemilikan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM tentu dapat mendorong tingkat kepercayaan konsumen dan menambah nilai produk yang mereka jual.

"Begitupun dengan manfaat bagi sertifikasi ini, dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan daya saing bisnis. Dengan sertifikasi halal UMKM akan lebih diterima di pasaran terutama di kalangan konsumen muslim di pasar domestik maupun internasional," tuturnya.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) menyebutkan, salah satu faktor yang menjadi penghambat realisasi pemberian 10 juta sertifikasi halal pada pelaku UMKM yakni tenggat waktu yang ditetapkan dinilai terlalu dekat.

Menurut Abdul Khaliq, kegagalan ini karena perencanaan yang kurang matang dan tidak mempertimbangkan faktor yang dapat berpengaruh secara langsung pada realisasi target sertifikasi halal. Untuk itu, lanjut Abdul Khaliq, agar akselerasi dari realisasi pemberian sertifikasi halal sesuai target, maka perlu dilakukan revisi kebijakan terhadap rencana realisasi sertifikasi ini dengan mempertimbangkan empat faktor.

Pertama, kata Abdul Khaliq, SDM yang tersedia, perlu tambahan tenaga relawan ganda transfumi (Transformasi Formal Usaha Mikro). Sebab, saat ini ada 150 relawan ganda transfumi yang telah berhasil menerbitkan lebih dari 370 ribu MIB dan 55 ribu sistem jaminan produk halal atau SYPH sepanjang tahun 2023. "Jadi penambahan relawan ini penting untuk percepatan target," ujarnya.

Baca Juga: HT Tegaskan Alasan Masuk Politik: Untuk Melayani

Kedua, pastikan tenggat waktu yang baru disertai dengan pengawasan yang tepat agar target bisa tercapai. Ketiga, perlunya biaya yang memadai untuk mendukung sertifikasi halal bisa selesai sesuai target yang ditentukan.

"Terakhir, birokrasi yang perlu disederhanakan dan tidak berbelit-belit. Dengan birokrasi yang sederhana, maka akan mempercepat proses pencapaian target, dan tentu harus dengan dukungan regulasi yang mendukung upaya percepatan sertifikasi halal," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Rekomendasi
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved