Sambut Positif Kebijakan Insentif, Pengembang Optimistis dengan Respons Pasar

Minggu, 26 November 2023 - 08:16 WIB
loading...
Sambut Positif Kebijakan...
Peresmian klaster baru didorong insentif pajak di sektor properti. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kebijakan insentif pajak yang dikeluarkan pemerintah membuat sejumlah pengembang properti optimistis dengan permintaan pasar. Salah satunya pengembang Dwicitra Land.

Baca juga: Mantap, Sri Mulyani Bakal Perluas Insentif Pajak Beli Rumah hingga Rp5 Miliar

Marketing Manager Dwicitra Land, Albert Permana, mengatakan pihaknya optimistis produk terbaru besutannya, yaitu Tipe Damar, pada Klaster Majapahit di Kawasan Panjibuwono City, Bekasi, Jawa Barat, bakal diminati pasar.

"Seluruh unit akan selesai pada tahun 2024. Hal ini karena adanya dukungan pemerintah melalui program free PPN. Program ini memberikan atmosfir positif pada industri properti secara keseluruhan," kata Albert, dalam keterangannya, dikutip Minggu (26/11/2023).

Albert menambahkan, terkait banyak orang menahan diri untuk investasi atau membeli rumah dikarenakan situasi jelang Pemilu. Albert mengungkapkan justru saat ini adalah saat yang tepat untuk membeli rumah.

“Banyak orang nahan bagus, harga tidak naik, saat orang udah ga nahan untuk beli, demand akan balik lagi, hukum ekonomi praktis harga naik. Jadi jangan ikutan nunggu apa lagi dengan program free PPN dan subsidi biaya dan angsuran dari pengembang yang sekarang berjalan” jelasnya.

Direktur Dwicitra Land, Sigit Pratama, melengkapi Tipe Damar hadir untuk merespons pasar yang masih cukup tinggi terhadap hunian dengan kisaran harga Rp500 jutaan per unit. Menurutnya, Majapahit merupakan salah satu klaster perumahan terbaik di wilayah Bekasi, katena respons masyarakat terbilang cukup tinggi.

"Dari total area pengembangan Klaster Majapahit seluas 3 hektare yang mencakup 277 rumah, kini sudah terjual sekitar 40℅. Harga unit yang kami tawarkan juga relatif terjangkau, mulai dari Rp500 jutaan per unit," ujar Sigit.

Sigit melanjutkan, tipe Damar memiliki luas tanah 72 m2 dengan luas bangunan 36 m2. Tipe ini memiliki dua kamar tidur, dan carport 2 mobil yang sudah dilengkapi kanopi. Dia mengklaim banyak benefit yang didapat para pencari hunian di Klaster Majapahit, di antaranya subsidi DP, free biaya KPR, dan BPHTB, hingga subsidi angsuran selama 2 tahun.

"Konsumen cukup membayar booking fee Rp2,5 juta sudah dapat langsung ambil unit," pungkas Sigit.

Albert kembali menhelaskan, pihaknya juga masih ada kerja sama program subsidi angsuran dengan Bank BTN yang diberi nama Amazing Deal. Dalam program ini konsumen cukup bayar angsuran mulai dari 1 jutaan selama 2 tahun.

"Ini berlaku sampai dengan priode penjualan bulan Desember 2023,” jelasnya.

Menurutnya, luas kawasan kluster Majapahit mencapai 3 hektare, dan baru 40% yang terbangun. Nantinya total akan dibangun 277 unit rumah di Kluster Majapahit. Luas tanah semua sama yakni 72 meter, dengan varian tipe 33, 36, dan 43 (3 kamar).

Baca juga: Hyundai Minta Pemerintah Bedakan Subsidi Mobil Listrik CKD dan CBU

“Menyambut tingginya minat pencari hunian, termasuk dari kalangan milenial, kita mau coba grab semua segmentasi pasar. Kita kasih banyak kemudahan dalam proses beli rumahnya, harga affordable dengan fasilitas setara real estate,” tutup Albert.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Tinjau Lagi Rencana Pajak Sembako
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Otomatis, Ini yang Perlu Wajib Pajak Tahu
Pemprov Jakarta Pertahankan...
Pemprov Jakarta Pertahankan Insentif Pajak dan Bebas Ganjil Genap bagi Kendaraan Listrik
Rekomendasi
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Berita Terkini
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved