Pendapatan Minyak Merosot, Arab Saudi Tarik Utang Rp171 Triliun

Senin, 27 November 2023 - 09:14 WIB
loading...
Pendapatan Minyak Merosot,...
Arab Saudi menarik utang setidaknya dari 15 bank untuk mendanai defisit di tengah merosotnya pendapatan minyak. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Arab Saudi telah mengumpulkan USD11 miliar atau Rp171 triliun melalui pinjaman sindikasi, yang terbesar di dunia dalam pemerintahan tahun ini untuk mendanai defisit anggaran di tengah-tengah melemahnya pendapatan minyak.

Pinjaman berjangka waktu 10 tahun ini didanai oleh sedikitnya 15 bank termasuk Industrial and Commercial Bank of China Ltd, Citigroup Inc, First Abu Dhabi Bank PJSC dan HSBC Holdings Plc, menurut beberapa orang yang mengetahui hal ini. Pinjaman ini memiliki margin 100 basis poin di atas patokan suku bunga pembiayaan semalam yang dijamin (SOFR), kata orang-orang tersebut.

Baca Juga: Hamas Eksekusi 3 Warga Palestina karena Jadi Mata-mata Israel

Seorang juru bicara Kementerian Keuangan Arab Saudi tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar. Arab Saudi merevisi proyeksi keuangannya, memperkirakan defisit dari tahun 2023 hingga setidaknya 2026, menurut proyeksi anggaran jangka menengah yang diterbitkan pada bulan Oktober.

Defisit ini terjadi di tengah-tengah harga minyak yang lebih lemah dari perkiraan, produksi yang lebih rendah dari bulan Mei dan meningkatnya pengeluaran pemerintah karena kerajaan ini mengucurkan ratusan miliar dolar ke dalam upaya diversifikasi yang dipelopori oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan dijuluki Visi 2030.

Meskipun sebagian akan didanai oleh pendapatan minyak, pemerintah juga perlu menarik utang dan investasi asing. Pada akhir kuartal ketiga, utang pemerintah mencapai 994 miliar riyal atau USD265 miliar.

"Pihak berwenang ingin mempertahankan campuran yang sama antara pembiayaan eksternal dan domestik, dan juga menjajaki opsi-opsi mereka di pasar pinjaman sindikasi untuk pembiayaan proyek-proyek tertentu," para ekonom Goldman Sachs Group Inc, termasuk Farouk Soussa, mengatakan dalam sebuah catatan minggu ini, dikutip dari The Business Standard, Senin (27/11/2023).

Baca Juga: Evolusi Sikap Arab Saudi dalam Perang Gaza: dari Netral hingga Embargo Senjata untuk Israel

Banyak badan-badan utama yang berinvestasi dalam proyek-proyek visi 2030, termasuk dana investasi publik dan anak perusahaannya yang mengembangkan kota baru Neom, telah meminjam puluhan miliar dolar.

Berdasarkan laporan Bloomberg, pembiayaan terbaru Arab Saudi ini menandai tahun ketiga berturut-turut kerajaan ini mengeluarkan pinjaman sindikasi terbesar untuk sebuah negara berdaulat
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Rekomendasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved