Terancam Didepak dari BEI, Emiten Batu Bara ini Siapkan Sejumlah Strategi Bisnis

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Sedangkan tantangan kedua, dalam kurun 1 sampai dengan 2 tahun ke depan Perseroan harus memiliki Aset berupa tambang milik sendiri. Pasalnya, perseroan menyadari bahwa untuk keberlanjutan dan kelangsungan hidup Perseroan tidak bisa terus mengandalkan perdagangan batu bara.

Perusahaan harus berupaya untuk memiliki tambang sendiri, yang dilengkapi dengan infrastruktur, suprastruktur dan perangkat pendukungnya hingga lengkap sebagai satu mata rantai produksi dan logistik batu bara. “Upaya ini tentu tidak mudah, butuh kapital besar, perlu kemitraan dan kerja keras. Butuh nafas panjang," terangnya.

Menurut dia, perseroan akan terus menjalankan dan meningkatkan kinerja di perdagangan batu bara. Kemudian, merencanakan dan mengkaji masuknya aset tambang batubara ke perusahaan, terintegrasi dengan aset pelabuhan. Selain itu, Perseroan akan tetap menjalankan core business pada sektor perdagangan dan investasi. (Baca juga: Tarik Menarik Aturan Bikin Investor Kabur, Segera Pangkas Birokrasi )

Sedangkan tambang, pelabuhan dan jasa pertambangan dijalankan melalui anak-anak perusahaan karena menyangkut perizinan yang spesifik. Perseroan juga akan mempertimbangkan dan mendalami penawaran aset-aset di luar yang berkaitan dengan batubara, antara lain tambang mineral, graphite, pasir kuarsa dan andesit.

"Kami akui, untuk menjalankan strategi atau rencana bisnis tersebut perlu dana yang tidak sedikit. Dan untuk memperoleh dana itu, kami mempertimbangkan segala opsi mulai dari Inbreng melalui Pemegang Saham, menerbitkan surat hutang atau obligasi, menerbitkan HMETD atau Rights Issue dan lain sebagainya," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
IHSG Terus Berlari ke...
IHSG Terus Berlari ke Level 6.108 hingga Akhir Sesi, Transaksi Bursa Cetak Rp13,2 Triliun
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Polri Harus Bongkar...
Polri Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Korporasi Dugaan Korupsi Batu Bara
Rekomendasi
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Dokter Ungkap Merokok...
Dokter Ungkap Merokok dan Obesitas Jadi Penyebab Utama Serangan Jantung di Usia Muda
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin...
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin Jadi Ruang Seni saat Jakarta Berusia 500 Tahun
Berita Terkini
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Infografis
6 Strategi untuk Mempertahankan...
6 Strategi untuk Mempertahankan Ibu Kota dari Serangan Musuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved