Pemerintah Terus Wadahi Kemajuan Pelaku UMKM
Minggu, 03 Desember 2023 - 09:01 WIB
loading...
Pemerintah terus mendorong pengembangan UMKM. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Di tengah ancaman resesi, pelaku UMKM menjadi penentu ekonomi nasional serta memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kelompok UMKM memiliki jumlah yang paling banyak dibanding unit usaha lain.
Baca juga: Bersama Sandiaga Uno, Alam Ganjar Beri Tips ke Pelaku UMKM Makassar
Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo Boni Pudjianto mengungkap, berdasarkan data BKPM, UMKM memiliki kontribusi terhadap PDB yaitu sebesar 61,97% dari total PDB nasional atau setara dengan Rp8.500 triliun pada tahun 2020. UMKM juga menyerap 97% tenaga kerja pada tahun yang sama.
"Begitu vitalnya peran UMKM menjadikan pemerintah di berbagai daerah selalu berusaha mewadahi dan memberikan dukungan atas kemajuan UMKM," katanya, dikutip Minggu (3/12/2023).
Dalam upaya membangun ekonomi kerakyatan, dijelaskan Boni bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan untuk melakukan pengembangan UMKM naik kelas dan modernisasi koperasi. Sebelumnya, kondisi UMKM lokal sempat menurun pada dua tahun pertama pandemi Covid-19 yakni di tahun 2020-2021.
Berdasarkan survei dari UNDP dan LPEM UI yang melibatkan 1.180 responden para pelaku UMKM, diperoleh hasil bahwa pada masa itu lebih dari 48% UMKM mengalami masalah bahan baku, 77% pendapatannya menurun, 88% UMKM mengalami penurunan permintaan produk, dan bahkan 97% UMKM mengalami penurunan nilai aset.
Baca juga: Bersama Sandiaga Uno, Alam Ganjar Beri Tips ke Pelaku UMKM Makassar
Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo Boni Pudjianto mengungkap, berdasarkan data BKPM, UMKM memiliki kontribusi terhadap PDB yaitu sebesar 61,97% dari total PDB nasional atau setara dengan Rp8.500 triliun pada tahun 2020. UMKM juga menyerap 97% tenaga kerja pada tahun yang sama.
"Begitu vitalnya peran UMKM menjadikan pemerintah di berbagai daerah selalu berusaha mewadahi dan memberikan dukungan atas kemajuan UMKM," katanya, dikutip Minggu (3/12/2023).
Dalam upaya membangun ekonomi kerakyatan, dijelaskan Boni bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan untuk melakukan pengembangan UMKM naik kelas dan modernisasi koperasi. Sebelumnya, kondisi UMKM lokal sempat menurun pada dua tahun pertama pandemi Covid-19 yakni di tahun 2020-2021.
Berdasarkan survei dari UNDP dan LPEM UI yang melibatkan 1.180 responden para pelaku UMKM, diperoleh hasil bahwa pada masa itu lebih dari 48% UMKM mengalami masalah bahan baku, 77% pendapatannya menurun, 88% UMKM mengalami penurunan permintaan produk, dan bahkan 97% UMKM mengalami penurunan nilai aset.
Lihat Juga :