Biaya Suntik Vaksin Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Erick: Tidak Ada Kaya Miskin
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 05:25 WIB
loading...
Menteri Erick Thohir memastikan, proses pengadaan dan imunisasi vaksin Covid-19 akan menjadi program pemerintah. Dengan demikian, biaya imunisasi juga akan menjadi tanggungan pemerintah. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan, proses pengadaan dan imunisasi vaksin Covid-19 akan menjadi program pemerintah. Dengan demikian, biaya imunisasi juga akan menjadi tanggungan pemerintah.
Menurutnya, jika masyarakat harus membayar vaksin, maka akan terjadi gap antara golongan atas dan golongan bawah. "Saya takutnya kalau nanti dibebaskan, kaya dan miskin ada lagi dong. Nanti yang kaya duluan yang disuntik karena pada bayar duluan. Kan tidak bisa sperti itu," katanya melalui tayangan virtual, kemarin.
(Baca Juga: Ada Apa? Erick Thohir Ogah Disuntik Vaksin Covid-19, Relawan Lebih Dulu )
Nantinya jika vaksin sudah siap, pihaknya akan memetakan terlebih dahulu daerah mana yang diprioritaskan untuk dilakukan penyuntikkan. Menurut dia penyuntikan vaksin akan dilakukan terhadap daerah yang sudah rawan terlebih dahulu, misalnya Jawa Timur, Sulawesi Selatan atau Sumatera Utara.
"Selama ini sudah digaungkan ada 8 daerah yang terus tinggi. Nah apakah daerah seperti Labuan Bajo, NTT tidak perlu diimunisasi? Ya harus tapi mungkin tidak dibulan pertama. Mungkin bulan pertama mungkin Jatim, Sulsel, atau Sumut yang pada saat ini masih tinggi," ungkapnya.
Menurutnya, jika masyarakat harus membayar vaksin, maka akan terjadi gap antara golongan atas dan golongan bawah. "Saya takutnya kalau nanti dibebaskan, kaya dan miskin ada lagi dong. Nanti yang kaya duluan yang disuntik karena pada bayar duluan. Kan tidak bisa sperti itu," katanya melalui tayangan virtual, kemarin.
(Baca Juga: Ada Apa? Erick Thohir Ogah Disuntik Vaksin Covid-19, Relawan Lebih Dulu )
Nantinya jika vaksin sudah siap, pihaknya akan memetakan terlebih dahulu daerah mana yang diprioritaskan untuk dilakukan penyuntikkan. Menurut dia penyuntikan vaksin akan dilakukan terhadap daerah yang sudah rawan terlebih dahulu, misalnya Jawa Timur, Sulawesi Selatan atau Sumatera Utara.
"Selama ini sudah digaungkan ada 8 daerah yang terus tinggi. Nah apakah daerah seperti Labuan Bajo, NTT tidak perlu diimunisasi? Ya harus tapi mungkin tidak dibulan pertama. Mungkin bulan pertama mungkin Jatim, Sulsel, atau Sumut yang pada saat ini masih tinggi," ungkapnya.
Lihat Juga :