IHSG Ditutup Meroket Saat Bursa Saham Asia Mayoritas Loyo

Kamis, 21 Desember 2017 - 16:33 WIB
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket Saat Bursa Saham Asia Mayoritas Loyo
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berhasil ditutup meroket tinggi. IHSG berakhir melambung 73,91 poin setara 1,21% ke level 6.183,39 saat bursa saham mayoritas ambruk.

Di sisi lain, IHSG siang tadi semakin perkasa hingga menguat 1,02% setara 62,34 poin ke level 6.171,82 usai tadi pagi dibuka menguat 20,10 poin setara 0,33% ke level 6.129,58. Bursa saham Tanah Air kemarin ditutup anjlok ke level 6.109.48 usai kehilangan 58,18 poin atau setara dengan 0,94%.

Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas bergerak positif dengan sektor yang menguat tertinggi yaitu konsumer yang 1,99% disusul sektor manufaktur yang naik 1,60%. Sementara, sektor yang melemah hanya perkebunan yang melemah 0,08%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,58 triliun dengan 24,33 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp431,19 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,93 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,37 triliun. Tercatat 198 saham menguat, 156 saham melemah dan 124 saham stagnan.

Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.925 menjadi Rp81.000, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp300 menjadi Rp4.000, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik Rp113 menjadi Rp575.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) melemah Rp80 menjadi Rp4.120, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) turun Rp50 menjadi Rp1.900, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) melemah Rp45 menjadi Rp1.450.

Seperti dilansir CNBC, Kamis (21/12/2017), bursa saham Asia ditutup mayoritas melemah hari ini setelah bursa saham AS kemarin ditutup sebagian besar mendatar, setelah adanya hasil kongres soal tagihan pajak.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,11% ke level 22.868,1 setelah kebijakan moneter Bank of Japan stabil, sebuah langkah yang banyak diharapkan oleh pasar. Di Korea Selatan, Indeks Kospi mengalami penurunan tajam, melemah 1,72% ke level 2.429,83.

Saham blue-chips menyeret indeks lebih rendah, dengan saham Samsung Electronics turun 3,42% dan saham SK Hynix kehilangan 3,87% pada akhir perdagangan hari ini.

Bursa saham Australia, S&P/ASX 200 turun tipis 0,25% ke level 6.060,4, dengan penurunan pada sektor perbankan menjadi beban terberat melebihi kenaikan yang terlihat di antara perusahaan-perusahaan di industri sumber daya alam.

Pasar saham daratan China menguat dengan Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,64%. Shanghai Composite menguat 0,4% ke level 3.300,68 dan Shenzhen Composite tertahan 0,72% ke level 1.905,05.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
BPS: Inflasi Mei 2022...
BPS: Inflasi Mei 2022 Tertinggi sejak Desember 2017
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
26 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved