Daya Beli Tertekan, Orang RI Ramai-ramai Kuras Tabungan
Senin, 04 Desember 2023 - 16:41 WIB
loading...
Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menyatakan bahwa daya beli masyarakat tertekan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menyatakan bahwa daya beli masyarakat tahun ini tertekan cukup dalam.
Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto mengatakan salah satu indikator adalah laju dana pihak ketiga di perbankan atau tabungan simpanan menunjukkan tren penurunan. Masyarakat banyak yang mengambil tabungan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang harganya terus mengalami kenaikan.
"Ini menggambarkan pendapatan masyarakat itu hanya sebagian kecil yang ditabung, sebagian besarnya dipakai untuk konsumsi," ujar dia, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: Kenaikan UMP 2024 Tidak Sampai 10%, Kalah dengan Harga Beras
Dia mengatakan fenomenan ini terjadi karena terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok sehingga membuat daya beli masyarakat tergerus.
Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto mengatakan salah satu indikator adalah laju dana pihak ketiga di perbankan atau tabungan simpanan menunjukkan tren penurunan. Masyarakat banyak yang mengambil tabungan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang harganya terus mengalami kenaikan.
"Ini menggambarkan pendapatan masyarakat itu hanya sebagian kecil yang ditabung, sebagian besarnya dipakai untuk konsumsi," ujar dia, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: Kenaikan UMP 2024 Tidak Sampai 10%, Kalah dengan Harga Beras
Dia mengatakan fenomenan ini terjadi karena terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok sehingga membuat daya beli masyarakat tergerus.
Lihat Juga :