BPJS Kesehatan Kenalkan JKN kepada Akademisi dan Pengajar Luar Negeri
Selasa, 05 Desember 2023 - 16:54 WIB
loading...
Foto: dok. BPJS Kesehatan
A
A
A
JAKARTA - Nama Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan BPJS Kesehatan selaku penyelenggaranya, semakin harum dikenal dunia. Dalam dialog bersama Doctoral Epistemic of Indonesia in The UK (Doctrine UK), Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menceritakan dinamika perjalanan Program JKN di Indonesia.
Bertempat di University of Manchester, United Kingdom pada Minggu (03/12), Ghufron menjelaskan berbagai tantangan, progres, hingga pencapaian BPJS Kesehatan sepanjang hampir satu dekade menjalankan tugasnya mengelola Program JKN.
"Menuju satu dekade, Program JKN telah berkembang menjadi program strategis yang memiliki kontribusi besar dan mampu membuka akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Banyak negara sangat tertarik kepada BPJS Kesehatan sebagai sebuah program gotong royong berkonsep single payer. Jika dibandingkan negara-negara lain yang butuh puluhan tahun untuk mencapai UHC, progres di Indonesia ini terbilang luar biasa pesat,” kata Ghufron.
Menurut Ghufron, bukan hal yang mudah untuk mendaftarkan lebih dari 95 persen penduduk Indonesia menjadi peserta JKN dalam waktu kurang dari 10 tahun. Pencapaian ini disebutnya sebagai buah kerja keras dan kolaborasi segenap pihak, sehingga patut diapresiasi.
Ghufron juga menuturkan, jaminan kesehatan semesta adalah situasi di mana setiap orang dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas yang mereka butuhkan tanpa kesulitan keuangan. Karena itu, selain dari sisi cakupan kepesertaan, akses pelayanan kesehatan pun harus ditingkatkan.
Bertempat di University of Manchester, United Kingdom pada Minggu (03/12), Ghufron menjelaskan berbagai tantangan, progres, hingga pencapaian BPJS Kesehatan sepanjang hampir satu dekade menjalankan tugasnya mengelola Program JKN.
"Menuju satu dekade, Program JKN telah berkembang menjadi program strategis yang memiliki kontribusi besar dan mampu membuka akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Banyak negara sangat tertarik kepada BPJS Kesehatan sebagai sebuah program gotong royong berkonsep single payer. Jika dibandingkan negara-negara lain yang butuh puluhan tahun untuk mencapai UHC, progres di Indonesia ini terbilang luar biasa pesat,” kata Ghufron.
Menurut Ghufron, bukan hal yang mudah untuk mendaftarkan lebih dari 95 persen penduduk Indonesia menjadi peserta JKN dalam waktu kurang dari 10 tahun. Pencapaian ini disebutnya sebagai buah kerja keras dan kolaborasi segenap pihak, sehingga patut diapresiasi.
Ghufron juga menuturkan, jaminan kesehatan semesta adalah situasi di mana setiap orang dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas yang mereka butuhkan tanpa kesulitan keuangan. Karena itu, selain dari sisi cakupan kepesertaan, akses pelayanan kesehatan pun harus ditingkatkan.
Lihat Juga :