alexametrics

Menhub Semringah KAI Dapat Pinjaman Rp19,25 Triliun Garap LRT

loading...
Menhub Semringah KAI Dapat Pinjaman Rp19,25 Triliun Garap LRT
Menhub Budi Karya Sumadi mengaku bahagia dengan ditandatanganinya kredit sindikasi perbankan dengan KAI untuk pembiayaan proyek LRT. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku bahagia dengan ditandatanganinya kredit sindikasi perbankan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk pembiayaan proyek kereta api ringan (light rail transit/LRT) yang mencapai Rp19,25 triliun.

Menurutnya, ini dapat menjawab keraguan masyarakat terhadap megaproyek yang menghabiskan anggaran hingga Rp29,9 triliun tersebut. (Baca: KAI Dapat Suntikan Rp19,25 Triliun dari 12 Bank Biayai LRT).

Dia mengatakan, LRT Jabodebek merupakan program prioritas nasional yang diharapkan dapat menjawab keinginan masyarakat atas ketersediaan transportasi umum yang aman, nyaman, dan tingkat ketepatan waktu yang tinggi. Apalagi, LRT akan menghubungkan Ibu Kota dengan daerah-daerah sekitar seperti Bogor, Bekasi, dan Depok.

"Selama ini Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi mengalami kemacetan lalu lintas, selain akibat peningkatan volume kendaraan pribadi, yang belum diimbangi kapasitas jalan yang memadai. Kota Jakarta harus ada angkutan massal seperti LRT," katanya di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Menurutnya, sindikasi perbankan ini membuat adanya kepastian untuk penyelesaian proyek LRT. Sehingga, masyarakat tidak perlu takut bahwa proyek ini akan mangkrak seperti proyek transportasi sebelumnya.

"Dengan ini maka adanya kepastian pembiayaan untuk penyelesaian proyek LRT, dan menjawab keraguan beberapa pihak akan keberlanjutan penyelenggaraan LRT. Saya berharap pihak yang terlibat dapat mengelola pembiayaan tersebut secara transparan dan akuntabel," kata Budi.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak