Gali Kebutuhan Nelayan, Pemerintah Siap Beri Utangan

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 18:04 WIB
loading...
Gali Kebutuhan Nelayan,...
Pemerintah siap meberikan pinjaman kepada nelayan melalui pembentukan koperasi. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menandaskan bahwa koperasi bisa menjadi pintu bagi pemberdayaan ekonomi para nelayan di Indonesia. Sebab itu, pihaknya akan terus memperkuat kelembagaan koperasi yang menaungi para nelayan.

"Saya perlu mendapat banyak masukan untuk menyusun formula kebijakan agar lebih tepat sasaran. Apa sebenarnya yang dibutuhkan para nelayan untuk meningkatkan produksi tangkap sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga," ujar Teten, di Jakarta, Sabtu (8/8/2020).

Baca Juga: Ditawari Modal Koperasi Rp2 Miliar, Peternak Sapi di Lampung Happy

Menurut dia dengan mengetahui apa yang dibutuhkan nelayan maka mudah bagi pemerintah memberikan utangan agar mampu berkembang. Terkait pembiayaan akan diurus oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). "Kita akan bantu dan kembangkan dengan mengembangkan koperasi nelayan melalui pembiayaan dana bergulir," ujarnya.

Dia mengungkapkan melalui pembentukan koperasi nelayan, permasalahan seperti modal kerja nelayan, pengolahan ikan hasil tangkap, memperbarui kapal, sampai menambah armada kapal, bisa segera terselesaikan. Dengan pembentukan koperasi nelayan, para nelayan bisa lebih fokus dalam menangkap ikan di laut. "Koperasi bisa menjadi offtaker dari hasil tangkap para nelayan. Jangan sampai ada produk nelayan yang tidak terserap pasar," ujarnya.

Baca Juga: Punya Aset Rp152 Triliun, Ini Tiga Langkah Jokowi Selamatkan Koperasi

Sebab itu,imbuhnya, pihaknya terus berupaya memperkuat ekosistem supply chain dengan produk ikan yang berstandar kualitas tinggi dari mulai proses tangkap hingga distribusi ke konsumen. Pasca dibentuknya koperasi diharapkan dapat berkembang sehingga bisa membangun industri pengolahan sehingga proses bisnis dari hulu hingga hilir bisa dinikmati nelayan. "Tentunya, kita bantu pengembangan usaha dan pembiayaannya agar para nelayan punya pendapatan yang maksimum," ujar Teten.

Disisi lain, pihaknya juga mendorong koperasi nelayan agar mampu memasarkan produksi lewat teknologi digital seeprti aktif memasarkan di media sosial. Dengan melek digital jangkauan pemasarannya akan lebih luas. "Kita bantu dengan meningkatkan program pleatihan guna meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya," ujar dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Belajar Mengelola Keuangan...
Belajar Mengelola Keuangan di UMKM Digital Finance Tour
Mengapa Nelayan Butuh...
Mengapa Nelayan Butuh Dukungan Asuransi, Begini Penjelasannya
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
LPDB Dorong Koperasi...
LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
Cara Bank Raya Memacu...
Cara Bank Raya Memacu Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Rekomendasi
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved