BPK Bongkar Penyebab Pembengkakan Biaya di Proyek-proyek Infrastruktur

Rabu, 13 Desember 2023 - 11:56 WIB
loading...
BPK Bongkar Penyebab...
Pembangunan terowongan jalur KA cepat: proyek yang biayanya membengkak. Foto/FaisalRahman/MPI
A A A
JAKARTA - Kepala Auditorat IV.A Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ), Padang Pamungkas, mengatakan beberapa proyek kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU) untuk menggarap proyek infrastruktur masih menemukan beberapa permasalahan.

Baca juga: BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp18,19 Triliun di Semester I 2023

Padang menyoroti salah satu isu yang kerap timbul dalam pelaksanaan proyek KPBU adalah masalah pengadaan lahan. BPK menilai saat ini beberapa proyek infrastruktur kerap lebih dahulu meneken kontrak meski pembebasan lahan belum rampung.

"Seperti kita ketahui, praktiknya pengadaan tanah dan proyek kadang-kadang berjalan beriringan. Pengadangan tanah belum selesai, proyek sudah ditetapkan, atau malah justru pengadangan tanah belum ditetapkan, proyek sudah dicanangkan," ujar Padang dalam acara Creative Infrastructure Financing Day di Kementerian PUPR, Rabu (13/12/2023).

Pembebasan lahan yang belum rampung atau seiring berjalan proses konstruksi bisa menimbulkan dampak pada cost overun atau pembengkakan biaya proyek. Mengingat harga lahan terus mengalami kenaikan setiap waktu.

"Hal-hal seperti ini yang kemudian akan berdampak kepada masalah kepastian investasi," sambungnya.

Di samping itu, BPK menilai proses pengadaan lahan yang beriringan dengan proses konstruksi juga bisa menimbulkan dampak pada kesesuaian desain awal dengan pengerjaan di lapangan.

"Sebenarnya untuk penyiapan KPBU, beberapa kali saya menekankan kepada proses pengadangan tanah yang berkarakteristik khusus," kata Padang.

Sehingga menurutnya, permasalahan KPBU terutama masalah kepastian lahan perlu segera dibenahi untuk menjaga iklim investasi pembangunan infrastruktur. Mengingat saat ini masih terdapat gap pembiayaan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Pembengkakan biaya dalam proses invetasi KPBU dikhawatirkan bakal berdampak pada pengembalian investasi kepada badan usaha yang lebih besar karena biaya awal yang dikeluarkan juga mahal.

Baca juga: Biden Janji Persenjatai Israel sampai Hamas Tersingkir: Saya Seorang Zionis!

"Ini permasalahan yang menurut kami cukup perlu mendapat pendalaman adalah penentuan tarif yang digunakan untuk perlelangan tidak didukung dengan analisis perhitungan kemampuan bayar pengguna. Jadi, teman-teman dari sisi pemerintah tidak melakukan analisis secara matang, hanya menunggu apa yang disampaikan dari pihak pelaksana yang akan melaksanakan," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
PTPP Gelar RUPST Tahun...
PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Purbaya Sentil Proyek...
Purbaya Sentil Proyek Whoosh dan LRT, Minim Pengawasan Bikin Biaya Bengkak Puluhan Triliun
PTPP Raih Proyek Jembatan...
PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Rp1,02 T, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan
Perang Picu Ketidakpastian,...
Perang Picu Ketidakpastian, Investor Wait and See Garap Proyek Jalan Tol RI
Terima Pendanaan dari...
Terima Pendanaan dari CCB Indonesia, IIF Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Rekomendasi
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Mesir Comeback, Mo Salah...
Mesir Comeback, Mo Salah Antar The Pharaohs Gulung Selandia Baru 3-1
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved