Kostratani Fatuleu Optimalkan Lahan Kosong untuk Bercocok Tanam

Minggu, 09 Agustus 2020 - 06:22 WIB
loading...
Kostratani Fatuleu Optimalkan...
Kostratani Fatuleu bersama Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Kelompok Pejabat Fungsional Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan penanaman jagung di Civic Center. Foto/Dok
A A A
KUPANG - Kostratani Fatuleu bersama Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Kelompok Pejabat Fungsional Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan penanaman jagung di Civic Center yang berlokasi di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang akhir minggu lalu. Penanaman jagung yang dilakukan pada lahan seluas 1 Ha ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang ada di lingkup Pemerintah Daerah sesuai dengan arahan dari Menteri Pertanian SYL untuk sebisa mungkin memanfaatkan lahan demi optimalisasi hasil pertanian.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung program Bupati Kupang, yaitu Revolusi 5P (Pertanian, Peternakan, Perkebunan, Perikanan Kelautan dan Pariwisata). Hal ini mengingat lahan kosong yang ada masih sangat luas sehingga perlu dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman hortikultura.

(Baca Juga: Percepatan Tanam Mulai Dilakukan Oleh Petani dan Penyuluh Kostratani Musi Rawa )

Tidak hanya jagung yang akan ditanam, berbagai tanaman sayuran dan tanaman pangan lainnya pun akan mengisi lahan tersebut. Penanaman akan dilakukan secara bertahap agar lebih terkontrol dan tertata dengan rapih sehingga dapat menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berpesan agar jangan sampai ada lahan yang mengganggur di daerah. Beliau juga meminta agar semua daerah dapat menanami lahannya untuk meningkatkan produksi dan menjamin ketersediaan pangan secara nasional.

“Kami dorong percepatan tanam di semua daerah. Kami minta daerah agar tidak membiarkan lahan menganggur, harus tertanami semua. Kami siap bantu, ini untuk memperkuat ketersediaan pangan,” kata SYL.

Sementara secara terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi juga meminta kepada para Penyuluh Pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani dalam memanfaatkan lahan pekarangan.

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Termasuk dalam memanfaatkan lahan pekarangan, edukasi petani agar memanfaatkan lahan pekarangan, bahkan petani diedukasi agar bisa memproduksi sendiri sarana produksinya, seperti pupuk organik dari limbah rumah tangga," ungkap Dedi.

(Baca Juga: Model BPP Kostratani Jadi Harapan Kerek Produksi dan Kesejahteraan Petani )

Sejalan dengan hal tersebut, Unu Mikhael selaku Koordinator BPP Fatuleu menekankan, siap mendukung program dari Kementerian Pertanian salah satunya ada Kostratani yang menjadi motor penggerak kebangkitan penyuluh dalam pendampingan terhadap petani dalam kegiatan pertanian. Ia berharap agar kegiatan penanaman hortikultura ini dapat terus dilakukan.

“Lahan yang ada di kompleks perkantoran Kabupaten Kupang terbilang cukup besar dan sumber airpun ada seperti sumur bor dan embung. Sehingga betul-betul harus dimanfaatkan dengan baik, bukan hanya lahan yang ada di kompleks perkantoran saja yang ditanami. Namun juga lahan-lahan lain termasuk pekarangan rumah bahkan lahan yang dekat dengan sumber air harus ditanami berbagai komoditi pangan, kita tidak boleh membiarkan lahan yang kita miliki kosong,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Garudafood dan Pemkab...
Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah
Ekonom UI: Program MBG...
Ekonom UI: Program MBG Dorong Sektor Pertanian dan Pemberdayaan Perempuan
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved