Tak Hanya Menekan Emisi, Ekosistem EV PLN Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Jum'at, 15 Desember 2023 - 20:14 WIB
loading...
A A A
Data riset Deloitte dan Foundry menyebutkan, jumlah kendaraan EV terus meningkat setiap tahun. Pada 2021 pertumbuhannya mencapai 244,58% . Kemudian pada 2022 melonjak menjadi 344,27%. Deloitte dan Foundry menyebutkan, pertumbuhan EV di Indonesia telah mencapai 14 kali lipat dalam dua tahun terakhir. Pertumbuhan itu tak lepas dari masifnya pengembangan infrastruktur EV di Indonesia. Pemerintah menargetkan jumlah EV di Tanah Air mencapai 15,7 juta unit pada 2030. Jumlah itu terdiri dari 13,5 juta motor listrik dan 2,2 juta mobil listrik. Deloitte dan Foundry memperkirakan pasar EV di Indonesia dapat mencapai USD19,2 miliar atau Rp294 triliun pada 2030.

“Lima tahun lalu, konsumen dan produsen ragu akan masa depan kendaraan listrik. Sekarang dengan adanya ekosisten EV yang dibangun PLN, konsumen dan produsen sangat optimistis akan keberlanjutan EV di Tanah Air,” tegas Frans.

Baca Juga: 9 Model Baru Motor Listrik Subsidi, Dibanderol Rp5 Juta

Menurut Frans, saat ini masyarakat semakin mudah mengakses charging station. Tak hanya di Jawa, juga di provinsi lainnya. Sebagai salah satu produsen mobil listrik, dengan semakin banyaknya charging station dan meningkatnya minat masyarakat, Hyundai tak ragu lagi untuk memperbesar volume produksi mobil listrik. “Adanya infrastruktur EV tentu akan memberikan semangat bagi produsen sehingga menciptakan ekonomi berkelanjutan,”katanya.

Frans menyebut, pengembangan infrastruktur EV yang masif dan minat masyarakat untuk beralih ke mobil listrik menjadi salah satu alasan Hyundai menenamkan investasi senilai USD3 miliar untuk pembangunan pabrik perakitan, termasuk pabrik baterai. “Dengan investasi itu ada penyerapan tenaga kerja. Dari sisi lingkungan tentu ada kontribusi pengurangan emisi sesuai komitmen kami mendukung kebijakan pemerintah. Artinya, tercipta kegiatan ekonomi yang berkelanjutan,” tegasnya. Tak hanya itu, lanjut dia, pengembangan ekosistem EV juga akan mengurangi beban negara dari subsidi BBM.

“Subsidi jadi berkurang, karena penggunaan energi fosil turun dan beralih ke energi listrik yang lebih bersih,”imbuhnya. Hyundai, lanjut Frans, juga berkolaborasi dengan PLN untuk menghadirkan charging station di beberapa lokasi. Hal itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses energi bersih yang dipasok PLN.

“Di mal, di kafe, terus ditambah memanfaatkan energi bersih PLN. Kami terus bekerjasama. Kami sesuaikan dengan gaya hidup masyarakat saat ini yang lebih peduli terhadap lingkungan,”ujarnya. Hyundai melihat, selain masalah lingkungan, masalah keekonomian juga menjadi pertimbangan dalam menggunakan kendaraan listrik.

Dengan biaya energi yang murah, masyarakat bisa menggunakan anggaran lebih untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Penggunaan kendaraan listrik yang minim perawatan juga akan meningkatkan daya beli masyarakat karena memiliki anggaran lebih. “Karena itulah populasi kendaraan listrik terus meningkat. Sekarang saja penjualan mobil listrik sudah setara dengan penjualan sedan. Artinya, minat masyarakat terus meningkat. Gaya hidup ramah lingkungan masyarakat terus meningkat,”cetus Frans.

Sedangkan Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai, ekosistem EV yang dikembangkan PLN akan memantik pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia di berbagai sektor. “Dengan meningkatnya penggunaan EV, subsidi negara untuk BBM bisa dialihkan ke sektor lain. Seperti kesehatan, pendidikan maupun infrastruktur,”ungkapnya. Sehingga, lanjut dia, tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Dari sisi kesehatan, beban biaya masyarakat untuk berobat menjadi lebih rendah. Hal itu lantaran penggunaan kendaraan listrik akan membuat lingkungan menjadi lebih sehat, karena polusi dari emisi gas buang berkurang.

Pada tahun ini, pemerintah menganggarkan subsidi BBM sebesar Rp113,27 triliun. Sedangkan pada 2024 diproyeksikan sebesar Rp189,1 triliun. “Dengan beralih ke kendaraan listrik, tentu banyak penghematan yang bisa dialihkan untuk mengembangkan sektor lain,” tutup Nailul
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
Rekomendasi
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Berita Terkini
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved