Siti Atikoh Ajak Ciptakan Sendiri Kedaulatan Pangan Mulai dari Rumah Tangga
Minggu, 17 Desember 2023 - 20:47 WIB
loading...
Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti mengatakan, kedaulatan pangan bisa diciptakan mulai dari scope yang paling kecil, yaitu rumah tangga. Foto/Dok
A
A
A
SEMARANG - Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo , Siti Atikoh Supriyanti mengatakan, kedaulatan pangan bisa diciptakan mulai dari scope yang paling kecil, yaitu rumah tangga. Hal itu dikatakan Atikoh saat mengunjungi masyarakat di Pasar Jaten, Kampung Jawi, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023).
Baca Juga: Intip Keseruan Siti Atikoh Masak Besar Bersama Kelompok Wanita Tani di Semarang
Saat berkunjung ke pasar tersebut, perhatian Atikoh tertuju ke Kelompok Wanita Tani (KWT) yang telah menghasilkan bawang merah dengan kualitas Prima.“Ibu-ibu KWT luar biasa sekali, bahkan bawang merah dengan kualitas prima sudah bisa di hasilkan ya, mungkin nanti ke depannya untuk pasca panen bisa mulai dilakukan dengan kemasan tentu yang bagus juga,” ujar Atikoh.
Melihat keberhasilan KWT, dia kemudian menyinggung soal cabai, kangkung, selada air yang pernah ditanamnya sendiri. Menurutnya, menciptakan ketahanan pangan melalui bercocok tanam seperti cabai tidak sulit karena tak membutuhkan lahan yang luas.
“Jadi kalau masalah kedaulatan pangan salah satunya adalah kita benar-benar memanfaatkan walaupun sejengkal tanah, tadi saya lihat kangkung. Saya juga pernah mempraktekkan, kemudian selada air itu juga pernah mempraktekkan. Kita bisa memastikan bahwa produknya itu organik dan sekaligus itu wujud kedaulatan pangan yang diciptakan sendiri,” ucapnya.
Baca Juga: Intip Keseruan Siti Atikoh Masak Besar Bersama Kelompok Wanita Tani di Semarang
Saat berkunjung ke pasar tersebut, perhatian Atikoh tertuju ke Kelompok Wanita Tani (KWT) yang telah menghasilkan bawang merah dengan kualitas Prima.“Ibu-ibu KWT luar biasa sekali, bahkan bawang merah dengan kualitas prima sudah bisa di hasilkan ya, mungkin nanti ke depannya untuk pasca panen bisa mulai dilakukan dengan kemasan tentu yang bagus juga,” ujar Atikoh.
Melihat keberhasilan KWT, dia kemudian menyinggung soal cabai, kangkung, selada air yang pernah ditanamnya sendiri. Menurutnya, menciptakan ketahanan pangan melalui bercocok tanam seperti cabai tidak sulit karena tak membutuhkan lahan yang luas.
“Jadi kalau masalah kedaulatan pangan salah satunya adalah kita benar-benar memanfaatkan walaupun sejengkal tanah, tadi saya lihat kangkung. Saya juga pernah mempraktekkan, kemudian selada air itu juga pernah mempraktekkan. Kita bisa memastikan bahwa produknya itu organik dan sekaligus itu wujud kedaulatan pangan yang diciptakan sendiri,” ucapnya.
Lihat Juga :