SMRC : Investor Jepang Lebih Diterima Dibanding China

Minggu, 09 Agustus 2020 - 17:42 WIB
loading...
SMRC : Investor Jepang...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis data survei terbaru perihal pendapat masyarakat Indonesia mengenai investasi, baik asing maupun dalam negeri, utamanya di tengah pandemi saat ini. Survei dilakukan pada rentang waktu 29 Juli hingga 1 Agustus 2020 dengan mengambil sampel secara acak via telepon.

Manajer Program Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, mengatakan 54% responden menilai, banyaknya pengusaha asing yang masuk dan membangun pabrik atau membuka usaha di Indonesia bukan merupakan kondisi yang baik.

"Nah dari situ kita bisa kelihatan bahwa kalau ada yang nanya investor bakal bawa tenaga kerja dari luar negeri itu pasti negatif. Kalau mereka masuk akan bersaing dengan (tenaga kerja) dalam negeri," kata Saidiman dalam webinar, Minggu (9/8/2020).

Baca Juga: Ekonomi Tirai Bambu Memantul Kembali di Kuartal II/2020

Dia merinci terdapat tiga variabel asal negara investor yang ditetapkan dalam penelitian ini. Sebanyak 70% responden menganggap investasi dari China berdampak negatif, sementara untuk Malaysia, angkanya sebesar 67%.

"Sedangkan 41% responden menyambut positif investasi asing dari Jepang dan menilai hal itu akan berdampak baik untuk ekonomi Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu berdasarkan hasil survei terdapa tiga negara (Jepang, China, Malaysia) yang memiliki dampak positif. Di antaranya, investor dari Jepang dinilai membawa dampak yang lebih positif dibandingkan investor dari China dan Malaysia dengan hasil survei sebesar 72% dari responden yang setuju.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Porsi Investasi Asing...
Porsi Investasi Asing Cuma 1,8%, Ekonom: Perizinan Masih Berlarut-larut
Di Depan Investor Asing,...
Di Depan Investor Asing, Purbaya Janji Bereskan Hambatan Investasi di RI
Melonjak 16,63% Didorong...
Melonjak 16,63% Didorong Aksi Borong Asing, Saham REAL Bangkit dari Tekanan
Investor Asing Kompak...
Investor Asing Kompak Jual Saham Rp11,02 Triliun, Begini Penjelasan OJK
Reformasi Pasar Modal,...
Reformasi Pasar Modal, Menko Airlangga Sampaikan Titipan Pesan Prabowo
Modal Asing Kabur Rp125,1...
Modal Asing Kabur Rp125,1 Triliun dari Indonesia Sepanjang 2025
Soal Surat Kadin China...
Soal Surat Kadin China ke Prabowo, DPR Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi
Prabowo di AS: Ungkap...
Prabowo di AS: Ungkap 1.000 Tambang Ilegal Ditutup, 4 Ribu Hektare Lahan Disita
Developer Lokal di Pulau...
Developer Lokal di Pulau Dewata Siap Hadapi Investor Asing
Rekomendasi
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved