Habiskan Rp4,6 Triliun, Tambang Batu Bara Bawah Tanah Pertama di Indonesia Beroperasi
Senin, 18 Desember 2023 - 22:25 WIB
loading...
Tambang batu bara bawah tanah pertama di Indonesia milik PT SDE. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Sumber Daya Energi (SDE) telah mencapai tonggak sejarah dengan memulai operasi komersial produksi batu bara bawah tanah berskala besar yang pertama di lokasi tambang SDE-1, Kota Baru, Kalimantan Selatan.
Baca juga: Permintaan Batu Bara Dunia Diprediksi Lampaui 8,5 Miliar Ton Tahun Ini
Xu Da, Presiden Direktur Qinfa Group, investor PT SDE, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor pertambangan di Indonesia. Menurut Xu Da, pihaknya memperkenalkan perubahan paradigma dalam sektor pertambangan Indonesia dengan mengoperasikan tambang batu bara bawah tanah dengan teknologi terkini.
"Kami berkomitmen untuk menetapkan standar baru dalam praktik penambangan yang bertanggung jawab, dan berkomitmen untuk meningkatkan serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi baik lokal maupun nasional,”kata Xu Da, saat peresmian, Senin (18/12/2023).
Xu Da menambahkan, dengan total investasi sebesar USD300 juta atau Rp4,65 triliun (kurs Rp15.500) yang dikeluarkan dari tahap konstruksi di tahun 2021 hingga saat ini serta investasi yang akan terus ditempatkan di masa mendatang, PT SDE tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pertambangan Indonesia, namun juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian negara.
Sementara itu, Konselor Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Besar China di Indonesia Wu Zhiwei, mengatakan dari Januari hingga Oktober tahun ini, volume perdagangan bilateral antara Cina dan Indonesia mencapai USD114,5 miliar. Struktur perdagangan semakin dioptimalkan, dan volume perdagangan produk bernilai tambah tinggi seperti mobil dan bahan baku baterai listrik meningkat secara signifikan.
Baca juga: Permintaan Batu Bara Dunia Diprediksi Lampaui 8,5 Miliar Ton Tahun Ini
Xu Da, Presiden Direktur Qinfa Group, investor PT SDE, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor pertambangan di Indonesia. Menurut Xu Da, pihaknya memperkenalkan perubahan paradigma dalam sektor pertambangan Indonesia dengan mengoperasikan tambang batu bara bawah tanah dengan teknologi terkini.
"Kami berkomitmen untuk menetapkan standar baru dalam praktik penambangan yang bertanggung jawab, dan berkomitmen untuk meningkatkan serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi baik lokal maupun nasional,”kata Xu Da, saat peresmian, Senin (18/12/2023).
Xu Da menambahkan, dengan total investasi sebesar USD300 juta atau Rp4,65 triliun (kurs Rp15.500) yang dikeluarkan dari tahap konstruksi di tahun 2021 hingga saat ini serta investasi yang akan terus ditempatkan di masa mendatang, PT SDE tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pertambangan Indonesia, namun juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian negara.
Sementara itu, Konselor Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Besar China di Indonesia Wu Zhiwei, mengatakan dari Januari hingga Oktober tahun ini, volume perdagangan bilateral antara Cina dan Indonesia mencapai USD114,5 miliar. Struktur perdagangan semakin dioptimalkan, dan volume perdagangan produk bernilai tambah tinggi seperti mobil dan bahan baku baterai listrik meningkat secara signifikan.
Lihat Juga :