Dedolarisasi: Rusia Serukan BRICS untuk Buang Dolar
Selasa, 19 Desember 2023 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Prancis Marah Staf Diplomatiknya di Gaza Dibunuh Israel
Rusia dan mitra dagangnya di antara negara-negara berkembang, termasuk sesama anggota BRICS, telah mulai beralih ke mata uang alternatif dalam perdagangan bersama, setelah sanksi secara efektif memutuskan hubungan Moskow dengan sistem keuangan Barat.
Tak hanya BRICS, saat ini semakin banyak negara yang beralih ke mata uang nasional dalam penyelesaian transaksi perdagangan. BRICS juga tengah dalam fase pengembangan di mana anggota kelompok tersebut akan bertambah pada bulan Januari dengan masuknya Argentina, Mesir, Etiopia, Iran, Arab Saudi, dan UEA.
Perluasan BRICS akan mencakup beberapa eksportir minyak terbesar di dunia, yaitu Arab Saudi, Rusia, UEA dan Iran, serta beberapa importir terbesarnya – China dan India.
Menurut laporan Bloomberg, jika BRICS berhasil mengalihkan sebagian penyelesaian transaksi minyak ke mata uang lain, hal ini akan berdampak besar terhadap porsi dolar dalam perdagangan internasional dan cadangan devisa global.
Rusia dan mitra dagangnya di antara negara-negara berkembang, termasuk sesama anggota BRICS, telah mulai beralih ke mata uang alternatif dalam perdagangan bersama, setelah sanksi secara efektif memutuskan hubungan Moskow dengan sistem keuangan Barat.
Tak hanya BRICS, saat ini semakin banyak negara yang beralih ke mata uang nasional dalam penyelesaian transaksi perdagangan. BRICS juga tengah dalam fase pengembangan di mana anggota kelompok tersebut akan bertambah pada bulan Januari dengan masuknya Argentina, Mesir, Etiopia, Iran, Arab Saudi, dan UEA.
Perluasan BRICS akan mencakup beberapa eksportir minyak terbesar di dunia, yaitu Arab Saudi, Rusia, UEA dan Iran, serta beberapa importir terbesarnya – China dan India.
Menurut laporan Bloomberg, jika BRICS berhasil mengalihkan sebagian penyelesaian transaksi minyak ke mata uang lain, hal ini akan berdampak besar terhadap porsi dolar dalam perdagangan internasional dan cadangan devisa global.
(fjo)
Lihat Juga :