Wall Street Ditutup Menguat, Investor Tunggu Data Inflasi
Rabu, 20 Desember 2023 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Kesebelas sektor utama S&P 500 mengakhiri sesi di wilayah positif, dengan energi (.SPNY) dan jasa komunikasi (.SPLRCL) menikmati persentase kenaikan terbesar. Boeing (BA.N) naik 1,2% setelah maskapai penerbangan Jerman Lufthansa (LHAG.DE) mengungkapkan pihaknya memesan 40 jet 737-8 MAX dari pembuat pesawat tersebut.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Tak Kompak, Ada Profit Taking di Tengah Euforia The Fed
Kenvue naik 2,2% menyusul keputusan pengadilan AS yang memenangkan perusahaan kesehatan konsumen dalam gugatan atas obat perusahaan Tylenol. Amgen (AMGN.O) naik 1,1% setelah BMO meningkatkan saham perusahaan menjadi "outperform" dari "market perform."
Jumlah obligasi yang naik melebihi jumlah obligasi yang menurun di NYSE dengan rasio 4,68 banding 1 di Nasdaq, rasio 2,85 banding 1 menguntungkan saham-saham yang menguat. S&P 500 membukukan 48 titik tertinggi baru dalam 52 minggu dan 1 titik terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 200 titik tertinggi baru dan 82 titik terendah baru.
Volume di bursa AS adalah 11,61 miliar lembar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,97 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Tak Kompak, Ada Profit Taking di Tengah Euforia The Fed
Kenvue naik 2,2% menyusul keputusan pengadilan AS yang memenangkan perusahaan kesehatan konsumen dalam gugatan atas obat perusahaan Tylenol. Amgen (AMGN.O) naik 1,1% setelah BMO meningkatkan saham perusahaan menjadi "outperform" dari "market perform."
Jumlah obligasi yang naik melebihi jumlah obligasi yang menurun di NYSE dengan rasio 4,68 banding 1 di Nasdaq, rasio 2,85 banding 1 menguntungkan saham-saham yang menguat. S&P 500 membukukan 48 titik tertinggi baru dalam 52 minggu dan 1 titik terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 200 titik tertinggi baru dan 82 titik terendah baru.
Volume di bursa AS adalah 11,61 miliar lembar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,97 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(nng)
Lihat Juga :