Gunakan Strategi Jitu, Partai Perindo Optimistis Ganjar Mampu Stabilkan Harga Bahan Pokok
Rabu, 20 Desember 2023 - 11:35 WIB
loading...
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat berbincang dengan pedagang pasar tradisional di Kupang, NTT. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan menilai dari tiga Calon Presiden (Capres) yang akan berkontestasi pada Pemilu Presiden 14 Februari 2024, Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo paling mampu untuk menstabilkan dan menurunkan harga bahan pokok.
Hal tersebut dikatakan Yerry setelah mendengar pemaparan Ganjar Pranowo tentang tiga langkah yang akan dilakukannya untuk menurunkan harga bahan pokok jika terpilih menjadi Presiden RI.
"Penilaian kami, Ganjar Pranowo dapat mengendalikan harga bahan pokok seperti yang beliau pernah lakukan sebagai gubernur di Jawa Tengah. Untuk mengendalikan harga pangan nasional, Ganjar sudah punya tiga strategi ampuh yang terbukti sanggup kendalikan harga," ujar Yerry kepada wartawan, Selasa (18/12/2023).
Baca Juga: Mlaku-mlaku ke Tunjungan, Atikoh Ganjar Disambut Antusias Warga Surabaya
Tiga strategi pengendalian harga yang akan dilakukan Ganjar adalah pertama memiliki satu data pertanian seluruh Indonesia. Kedua memiliki peta komoditas Indonesia karena keberagaman komoditas sangat dibutuhkan agar tidak tertuju dalam satu jenis pangan yang diproduksi.
Hal tersebut dikatakan Yerry setelah mendengar pemaparan Ganjar Pranowo tentang tiga langkah yang akan dilakukannya untuk menurunkan harga bahan pokok jika terpilih menjadi Presiden RI.
"Penilaian kami, Ganjar Pranowo dapat mengendalikan harga bahan pokok seperti yang beliau pernah lakukan sebagai gubernur di Jawa Tengah. Untuk mengendalikan harga pangan nasional, Ganjar sudah punya tiga strategi ampuh yang terbukti sanggup kendalikan harga," ujar Yerry kepada wartawan, Selasa (18/12/2023).
Baca Juga: Mlaku-mlaku ke Tunjungan, Atikoh Ganjar Disambut Antusias Warga Surabaya
Tiga strategi pengendalian harga yang akan dilakukan Ganjar adalah pertama memiliki satu data pertanian seluruh Indonesia. Kedua memiliki peta komoditas Indonesia karena keberagaman komoditas sangat dibutuhkan agar tidak tertuju dalam satu jenis pangan yang diproduksi.
Lihat Juga :