Wall Street Dibuka Menghijau Sambut Data Pengangguran AS

Kamis, 21 Desember 2023 - 23:35 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Menghijau...
Bursa saham Amerika Serikat di Wall Street, New York dibuka menghijau pada awal perdagangan, Kamis (21/12/2023) waktu setempat. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat di Wall Street , New York dibuka menghijau pada awal perdagangan, Kamis (21/12/2023) waktu setempat. Klaim tunjangan pengangguran di Amerika Serikat lebih rendah dari ekspektasi konsensus, sehingga menunjukkan aktivitas ekonomi masih cukup kuat menahan dampak dari level suku bunga Federal Reserve saat ini.

Dow Jones Industrial Average (.DJI) menguat 0,62% menjadi 37.311,92. Indeks S&P 500 (.SPX) naik 0,77% di 4.734.61, sedangkan Nasdaq Composite (.IXIC) tumbuh 1,06%, menjadi 14.935.17.

Baca Juga: Wall Street Mendadak Setop Reli, Tiga Indeks Utama Kompak Melemah

Kenaikan indeks malam ini juga merupakan pemulihan pasar terhadap aksi jual yang terjadi pada sesi sebelumnya, yang membuat SPX menyentuh level terburuknya sejak akhir September.

Baca Juga: Utang Amerika Tembus USD33 Triliun, Miliarder Ini Memperingatkan Soal Krisis

Departemen Tenaga Kerja mencatat jumlah klaim pengangguran mencapai 205.000 per 16 Desember 2023. Angka ini lebih rendah dari perkiraan konsensus sebesar 215.000, sementara lebih tinggi sedikit dari pekan sebelumnya yang mencapai 203.000.

Melansir Reuters, imbal hasil atau yield surat utang AS melandai, sehingga memberi angin segar terhadap aset berisiko seperti saham.

Yield obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun menjadi 3,8379% dari level tertinggi beberapa tahun terakhir yang sempat disentuh pada bulan Oktober lalu.

Indikator FedWatch dari CME Group membaca perkiraan sebesar 79% The Fed akan mulai memangkan suku bunga 25 basis poin pada awal Maret tahun depan. Sedangkan hampir 100% proyeksi ada penurunan suku bunga pada bulan Mei.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Lama Dimanja Belanja...
Lama Dimanja Belanja Online, Konsumen AS Kembali Padati Toko Fisik
Rekomendasi
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Berita Terkini
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved