Jokowi Jamin Korban PHK Dapat Prioritas Kartu Pra Kerja

Kamis, 30 April 2020 - 16:36 WIB
loading...
Jokowi Jamin Korban...
Pekerja korban PHK dan dirumahkan diberikan prioritas untuk mendapatkan kartu Pra Kerja. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para pekerja korban Pemutusan Hubungan kerja (PHK) dan pekerja yang dirumahkan akibat wabah virus corona (Covid-19) mendapatkan prioritas dari program Kartu Pra Kerja.

“Bagi pekerja korban PHK dan dirumahkan saya minta diberikan prioritas untuk mendapatkan kartu Pra Kerja,” ujar Jokowi di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Jokowi menyebut, minat program kartu Pra Kerja di tengah Covid-19 sangat banyak. Jumlah masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat dilihat dari jumlah para pendaftar yang saat ini sudah mencapai 8,4 juta orang. Angka tersebut melebihi porsi program tersebut yang hanya 5,6 juta peserta.

“Info terkahir yang saya terima pendaftar kartu Pra Kerja yang mendaftar sudah 8,4 juta padahal jatahnya hanya 5,6 juta. Sehingga sekali lagi untuk korban PHK agar diberikan prioritas,” tuturnya.

Jokowi juga mengungkapkan, setidaknya terdapat sekitar 1 juta lebih tenaga kerja formal yang dirumahkan, 375 ribu tenaga kerja formal yang terpaksa di-PHK, dan sekitar 315 ribu pekerja informal yang pendapatannya terdampak Covid-19. “Covid-19 memberikan dampak yang sangat luas terutama di sektor ketenagakerjaan,” ucapnya.

Dia melanjutkan, dengan mendapatkan kartu Pra Kerja bisa mencegah meluasnya PHK. Serta dipastikan program stimulus ekonomi yang telah diputuskan melalui kebijakan dapat segera diimplementasikan dan dilaksanakan secara tepat sasaran. “Sehingga, betul-betul dapat berjalan dan manfaatnya dirasakan oleh pelaku usaha,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Gelombang Badai PHK...
Gelombang Badai PHK Masih Marak, Klaim JHT dan JKP Naik Tajam
Larangan Bahan Tambahan...
Larangan Bahan Tambahan Rokok Dinilai Tekan Industri Kretek, Bisa Picu PHK Massal
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved