Yuan Makin Populer, Teraktif Keempat Digunakan dalam Pembayaran Global

Minggu, 24 Desember 2023 - 21:01 WIB
loading...
A A A
"Meningkatnya porsi yuan dalam transaksi lintas batas mencerminkan tren China yang beralih dari dolar, serta upaya Beijing untuk mempromosikan penggunaan mata uang nasionalnya," ungkap laporan itu.

Baca Juga: Brigade Al-Qassam Serang Pasukan dan Kendaraan Israel di Seluruh Jalur Gaza

Para ekonom menunjukkan bahwa China telah mendorong pembayaran dalam mata uang selain dolar (dedolarisasi) dalam perdagangan dengan Rusia, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. "Tampaknya negara-negara berkembang lainnya juga menggunakan yuan ketika mengimpor minyak mentah Rusia," kata kepala ekonom di Dai-ichi Life Research Institute Toru Nishihama seperti dikutip Nikkei Asia.

Pengusaha Rusia Oleg Deripaska pada bulan ini mengatakan bahwa sanksi Barat yang dikenakan terhadap Moskow telah meningkatkan mata uang China. Deripaska memperkirakan, volume pembayaran perdagangan lintas batas dalam renminbi akan melebihi pembayaran dalam euro hanya dalam waktu empat tahun.

Sejak penerapan sanksi pada tahun 2022, Rusia dan mitra dagangnya di antara negara-negara berkembang telah mengintensifkan upaya untuk mengurangi penggunaan sistem keuangan Barat dan mengganti dolar AS dan euro dengan mata uang nasional dalam penyelesaian perdagangan, termasuk yuan, rupee India, dan dirham Uni Emirat Arab.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Prabowo: 70% Energi...
Prabowo: 70% Energi Asia Timur dan Perdagangan Dunia lewat Laut Indonesia
Waketum PKB: Perjanjian...
Waketum PKB: Perjanjian Dagang AS-RI Perkuat Posisi Indonesia di Peta Global
Dukung Hilirisasi Program...
Dukung Hilirisasi Program Presiden Prabowo, Perusahaan Logistik Siapkan Solusi
Rekomendasi
Abidin Fikri: Evaluasi...
Abidin Fikri: Evaluasi Haji 2026, Bekal Perbaikan Layanan Tahun Depan
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved