Serangan Laut Merah Memaksa Raksasa Pelayaran Ubah Rute Kapal di Sekitar Afrika

Senin, 25 Desember 2023 - 08:31 WIB
loading...
A A A
Keputusan penangguhan perjalanan dipilih oleh Maersk, setelah setidaknya ada dua kapal yang menjadi target proyektil pada pekan lalu. Para pemimpin Houthi mengatakan, mereka mengejar Israel dan semua kapal yang menuju Israel sebagai respons perang di Gaza.

"Serangan kepada kapal komersial di daerah itu kami rasa mengkhawatirkan dan menimbulkan ancaman signifikan terhadap keselamatan dan keamanan pelaut," kata Maersk dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNBC.

Pihak perusahaan menambahkan, bahwa mereka terus memantau situasi dan telah memutuskan bahwa semua kapal yang saat ini disetop sementara dan sebelumnya dijadwalkan melakukan perjalanan melalui Laut Merah akan mengambil rute Good Hope yang jauh lebih lama.

Menurut analis di UBS, rute tersebut mengurangi kapasitas efektif perjalanan Asia-Eropa sebesar 25%. Sedangkan, Maersk mengatakan, kapal-kapalnya akan melanjutkan rute yang dialihkan "sesegera mungkin secara operasional,".

Ditambahkan juga oleh salah satu raksasa pelayaran dunia itu bahwa keputusan tentang perjalanan di masa depan akan dibuat berdasarkan kasus per kasus. Sementara itu, para pakar industri telah meningkatkan kekhawatiran, bahwa situasi ini dapat semakin mengganggu rantai pasokan, menaikkan harga minyak mentah di Eropa dan Mediterania.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved