Pupuk Kaltim Raih BI Award 2023, Begini Kontribusinya

Sabtu, 30 Desember 2023 - 13:36 WIB
loading...
Pupuk Kaltim Raih BI...
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meraih BI Award 2023, penghargaan ini didasari atas tiga kriteria penilaian. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Kaltim ) meraih Bank Indonesia atau BI Award 2023 kategori Korporasi Responden Statistik Terbaik, sub kategori Responden Survei Terbaik dari Bank Indonesia. Penghargaan itu diberikan atas kesinambungan dukungan perusahaan terhadap tugas Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan keuangan negara.

Baca Juga: Startegi Jitu Perusahaan Wujudkan Centre of Excellence Digital Berskala Global

Pupuk Kaltim dinilai menjadi salah satu mitra kerja aktif yang berpartisipasi mendukung pelaksanaan tugas Bank Indonesia , utamanya sebagai responden dengan karakteristik subyek yang diperlukan dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Penghargaan ini didasari atas tiga kriteria penilaian, melihat kontribusi yang diberikan Pupuk Kaltim dari tahun ke tahun. Mulai dari kontinuitas partisipasi dalam survei di seluruh periode, kelengkapan jawaban survei secara lengkap terhadap data atau informasi yang dibutuhkan, serta ketepatan waktu penyampaian jawaban survei sebelum due date yang ditetapkan.

"Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan BI kepada kami, dan ini semakin memotivasi untuk terus meningkatkan kinerja keuangan di lingkungan perusahaan. Termasuk mendukung tugas BI melalui sinergi dan kolaborasi, guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, saat menerima penghargaan, dikutip Jumat (29/12/2023).

Baca Juga: Strategi Perusahaan Menyiapkan SDM Unggul dan Kompeten untuk Industri

Sejalan dengan tema ”Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Nasional" pada pertemuan BI tahun ini, Pupuk Kaltim pun turut mendorong pengembangan melalui strategi hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus penggerak perekonomian nasional. Selain itu juga memperkuat sinergi untuk mendorong akselerasi pengembangan ekonomi keuangan inklusif dan hijau, melalui dukungan terhadap UMKM.

Penguatan UMKM dilakukan melalui peningkatan produktivitas pelaku usaha, serta mendorong transformasi UMKM agar naik kelas dan berdaya saing untuk meraih potensi pasar dengan lebih luas. Salah satu upayanya, melakukan penguatan dan perluasan ekosistem digitalisasi UMKM dan secara kreatif menumbuhkan geliat pelaku usaha dengan berbagai kesinambungan pembinaan yang tepat sasaran.

"Hal ini pun menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim untuk memberi manfaat guna meningkatkan ekonomi dan kemandirian di masyarakat, mengingat UMKM merupakan sektor yang sangat berpengaruh terhadap PDB nasional," tambah Qomaruzzaman.

Saat ini Pupuk Kaltim dalam proses pengembangan perusahaan dengan berbagai proyek investasi, di antaranya penugasan pemerintah pada proyek strategis nasional (PSN) kawasan industri pupuk Fakfak Papua Barat, dengan membangun pabrik amonia-urea dan juga beberapa lainnya di kawasan industri eksisting di Bontang, Kalimantan Timur.

"Dengan dukungan seluruh pihak, Pupuk Kaltim semakin optimistis amanah dan kepercayaan yang saat ini dijalankan dapat terlaksana dengan lebih maksimal," imbuh Qomaruzzaman.

Gubenur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan BI Award 2023 merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan kepada seluruh mitra strategis, mulai dari perbankan, korporasi hingga perorangan. Tahun ini ada 64 mitra strategis BI yang menerima penghargaan, sebagai bentuk pengakuan nasional kepada para mitra kerja yang telah mendukung pelaksanaan tugas BI sepanjang tahun 2023.

"Penghargaan ini juga merefleksikan jalinan sinergi antara Bank Indonesia dan para mitra strategis, bersama-sama pemerintah, OJK dan LPS dalam memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi nasional," ucap Perry Warjiyo.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Berita Terkini
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Infografis
3 Pemain Indonesia Berpeluang...
3 Pemain Indonesia Berpeluang Raih Sepatu Emas di Piala AFF U-19 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved