Kena Boikot Anti Israel, McD Malaysia Tuntut Ganti Rugi Rp20 Miliar

Selasa, 02 Januari 2024 - 04:46 WIB
loading...
Kena Boikot Anti Israel,...
McDonalds Malaysia menggugat sebuah gerakan boikot terhadap Israel karena dinilai memfitnah dan menghasut yang berdampak kerugian bagi bisnisnya. Foto/Dok Reuters
A A A
KUALA LUMPUR - McDonald's Malaysia menggugat sebuah gerakan boikot Israel karena dinilai 'memfitnah' dan 'menyebarkan hoax', yang menurut pihak perusahaan hal itu berdampak merugikan bagi bisnis. Akibatnya McD Malaysia menuntut ganti rugi sebesar 6 juta ringgit atau USD1,31 juta yang jika dirupiahkan mencapai Rp20 miliar (Kurs Rp15.309 per USD).

Baca Juga: Boikot Bikin McD hingga Starbucks Babak Belur, Penjualan Anjlok 70%

Malaysia sebagai negara mayoritas Muslim, merupakan pendukung setia Palestina , dan beberapa brand makanan cepat saji asal Barat di negara itu seperti di beberapa negara Muslim lainnya, telah menjadi sasaran boikot sebagai respons atas serangan militer Israel di Gaza.

Baca Juga: Boikot Zara Menggema di Kanada, Toko Digeruduk dan Jadi Sasaran Grafiti

Gerbang Alaf Restaurants Sdn Bhd (GAR), yang merupakan pemegang lisensi McDonald's di Malaysia, menggugat gerakan Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) Malaysia untuk serangkaian postingan di media sosial yang diduga menghubungkan waralaba makanan cepat saji itu, di antara perusahaan lain, dengan "perang genosida Israel terhadap Palestina di Gaza".

Menurut surat panggilan tertanggal 19 Desember yang dilansir Reuters, Restoran Gerbang Alaf menuding bahwa BDS Malaysia menghasut publik untuk memboikot McDonald's Malaysia, yang menyebabkan hilangnya keuntungan dan pemutusan hubungan kerja, di antara dampak lainnya, karena penutupan dan mempersingkat jam operasional gerainya.

McDonald's Malaysia mengkonfirmasi, pihaknya mengajukan gugatan terhadap BDS Malaysia untuk melindungi "hak dan kepentingannya", katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, lalu.

Sementara itu BDS Malaysia memberikan tanggapannya, "dengan tegas menyangkal" pencemaran nama baik perusahaan makanan cepat saji dan akan menyerahkan masalah ini ke pengadilan.

Diterangkan gerakan BDS bertujuan mengakhiri dukungan internasional untuk "penindasan Israel terhadap Palestina" dan menekan Israel agar mematuhi hukum internasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Rekomendasi
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Infografis
DK PBB Tuntut Gencatan...
DK PBB Tuntut Gencatan Senjata di Gaza setelah AS Tak Bela Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved