Perang Hantam Ekonomi Israel, Ribuan Pasukan Ditarik dari Gaza

Selasa, 02 Januari 2024 - 13:40 WIB
loading...
A A A
Dikutip CNN, langkah tersebut diharapkan dapat secara signifikan meringankan beban ekonomi dan pasukan mengumpulkan kekuatan untuk kegiatan yang akan datang di tahun depan, karena pertempuran akan terus berlanjut, dan layanan mereka masih akan dibutuhkan.

Baca Juga: Senator AS Tuntut Transparansi Kesepakatan Senjata Rahasia dengan Israel

Dalam sebuah taklimat, juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan kembalinya para prajurit cadangan itu bertujuan untuk memastikan perencanaan dan persiapan untuk kelanjutan tahun 2024 dengan memahami bahwa kami akan diminta untuk tugas tambahan dan peperangan sepanjang tahun ini. Tujuan perang membutuhkan pertempuran yang berkepanjangan.

Fokus operasi darat Israel telah berpindah ke bagian tengah dan selatan Jalur Gaza, tetapi pertempuran di bagian utara terus berlanjut, di mana sekitar 52% hingga 65% bangunan telah rusak dan 46.000 unit rumah hancur total, demikian menurut PBB.

Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) memperingatkan pada hari Kamis bahwa lebih dari 150.000 orang tidak punya tempat untuk pergi setelah IDF memperingatkan penduduk di banyak bagian Gaza tengah bahwa mereka harus segera pergi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved