Anggota BRICS Menjadi 10 Negara, China: Prospek ke Depan Makin Cerah

Rabu, 03 Januari 2024 - 13:49 WIB
loading...
A A A
Presiden Argentina yang baru terpilih Javier Milei mengumumkan pada hari Jumat (29/12) bahwa Argentina tidak akan bergabung dengan kerangka negara berkembang BRICS. Meskipun Milei menyatakan bahwa saat ini bukan "saat yang tepat" bagi Argentina untuk bergabung sebagai anggota penuh, ia mengatakan bahwa ia akan berusaha untuk mengintensifkan hubungan bilateral dengan negara-negara BRICS untuk meningkatkan arus perdagangan dan investasi.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Senin bahwa kelompok negara-negara berkembang utama BRICS sedang menarik dukungan lebih lanjut dari negara-negara yang berpikiran sama yang memiliki prinsip-prinsip dasar yang sama ketika negaranya mengambil alih kepemimpinan blok tersebut pada tahun 2024.

Baca Juga: Kekuatan Ekonomi BRICS Tumbuh Pesat Melampaui G7

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Kremlin, Putin mengatakan prinsip-prinsip mendasar ini adalah "kesetaraan kedaulatan, penghormatan terhadap jalur pembangunan yang dipilih, saling mempertimbangkan kepentingan, keterbukaan, konsensus, aspirasi untuk membentuk tatanan internasional multipolar dan keuangan dan perdagangan global yang adil. sistem, dan pencarian solusi kolektif terhadap tantangan-tantangan utama di zaman kita."

"Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa, sambil melestarikan tradisi dan berpedoman pada pengalaman yang diperoleh asosiasi di tahun-tahun sebelumnya, kami memfasilitasi integrasi yang harmonis bagi peserta baru dalam semua format kegiatannya," tegas Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved