Inggris Sulap Tiang Penerangan Jadi Charger Mobil Listrik, Pesan Menohok Jonan: Efisien dan Logis
Rabu, 03 Januari 2024 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Meski bukan fast charging, namun Jonan ingin menekankan bahwa untuk melakukan perubahan bisa dilakukan dengan efisien, tanpa investasi yang tidak perlu. Diterangkan olehnya, Indonesia bisa mencontoh Inggris bagaimana caranya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik.
"Ini sebesar hyundhai Ioniq di Indonesia. Yang punya saya tanya, ini chargingnya berapa lama? sekitar 2 jam. Ini bukan fast charging yang 30 menit, ini bukan. Saya foto, kemudian saya bawa ke Balai Kota (London) di Kings Road. Saya tanya, tiang penerangan jalan yang dipakai untuk charging dibangun tahun berapa?. Tahu dia ngomong apa? post world war II (setelah perang dunia kedua) sekitar tahun 1950 atau 60," terang Jonan dibuat kagum.
"Coba bayangkan, Inggris mengadopsi ekosistem kendaraan listrik dengan sangat efisien. Cuma merekayasa sedikit tiang penerangan jalan supaya bisa untuk charger mobil listrik. Coba lihat, kalau kita ribut SPKLU dan sebagainya. Pesannya cuma 2 di foto ini, efficient dan logic, tidak usah investasi yang enggak perlu kalau mau perubahan. Coba lihat hebat kan," paparnya.
"Ini sebesar hyundhai Ioniq di Indonesia. Yang punya saya tanya, ini chargingnya berapa lama? sekitar 2 jam. Ini bukan fast charging yang 30 menit, ini bukan. Saya foto, kemudian saya bawa ke Balai Kota (London) di Kings Road. Saya tanya, tiang penerangan jalan yang dipakai untuk charging dibangun tahun berapa?. Tahu dia ngomong apa? post world war II (setelah perang dunia kedua) sekitar tahun 1950 atau 60," terang Jonan dibuat kagum.
"Coba bayangkan, Inggris mengadopsi ekosistem kendaraan listrik dengan sangat efisien. Cuma merekayasa sedikit tiang penerangan jalan supaya bisa untuk charger mobil listrik. Coba lihat, kalau kita ribut SPKLU dan sebagainya. Pesannya cuma 2 di foto ini, efficient dan logic, tidak usah investasi yang enggak perlu kalau mau perubahan. Coba lihat hebat kan," paparnya.
(akr)
Lihat Juga :